TPID Surabaya Pastikan Harga Pangan Stabil

TPID Surabaya Pastikan Harga Pangan Stabil

Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di lapangan. Fokus utama saat ini tertuju pada dua komoditas penting, yakni cabai rawit merah dan tomat sayur. Pasalnya, kedua komoditas ini kerap memicu inflasi saat terjadi lonjakan harga.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Antiek Sugiharti, menyebut bahwa harga kedua komoditas tersebut selama bulan Juli 2025 terpantau stabil bahkan menunjukkan penurunan.

“Kami kan (TPID) melakukan pemantauan setiap hari. Dari data kami, harga tomat sayur dan cabai itu masih stabil, harganya masih sama, tidak terjadi peningkatan,” kata Antiek, Selasa (29/7/2025).

Ia merinci bahwa harga cabai rawit merah sempat naik sedikit pada minggu kedua Juli. Namun, harga terus menurun hingga minggu keempat. Tren yang sama juga terjadi pada tomat sayur, yang mengalami kenaikan singkat sebelum turun kembali mendekati akhir bulan.

“Justru di bulan Juli ini mengalami penurunan harga. Karena data kita ini kan setiap hari harus di laporkan, kami juga mencoba melakukan pengecekan baik melalui aplikasi yang dimiliki oleh provinsi maupun yang di pemerintah kota, termasuk yang ada di pasar-pasar,” jelasnya.



Kondisi Cuaca

Antiek juga menegaskan bahwa kondisi cuaca dingin atau bediding di sejumlah wilayah Jawa Timur tidak berdampak signifikan pada hasil panen cabai maupun tomat.

“Pasokan cabai rawit merah dan tomat sayur ini kebanyakan kita dapatkan dari daerah di Jatim. Di antaranya ada Kediri, Blitar, Pasuruan dan masih ada beberapa daerah lainnya. Artinya selama ini juga tidak ada kendala dan pengaruhnya sama komoditas ini,” ungkapnya.

Selain menjaga pasokan, TPID Surabaya juga aktif berkoordinasi dengan Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) untuk memastikan distribusi tetap lancar di tengah fluktuasi permintaan.

Baca Juga:  Dispendik Surabaya Usulkan Tambahan Tenaga Pengajar Lewat Seleksi PPPK

“Sampai saat ini, kami terus berkomunikasi dengan daerah penghasil (cabai). Harganya tetap stabil, meskipun ada sejumlah daerah yang permintaan cabainya meningkat,” ujar Antiek.

Meski harga dan pasokan dalam kondisi aman, Antiek mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan mengonsumsi bahan pangan.

“Yang terpenting adalah masyarakat harus bisa mengonsumsi secukupnya sehingga tidak banyak yang terbuang. Jika di konsumsi secara berlebihan, justru akan menyebabkan food waste. Jadi stoknya aman, sampai hari ini kita pastikan aman,” tandasnya. (r6)

Pos terkait