Unik dan Seru, Tarantulla Diajak Lomba Climbing Adu Cepat

Colombian Purple Bloom Tarantula (Xenesthis immanis) on forest floor with human hand for scale (leg span 22-23cm). Paujil Nature Reserve, Magdalena Valley, Colombia. Endemic

Surabaya,(DOC) – Lomba climbing ternyata tidak diadakan untuk manusia saja, namun lomba ini juga diperuntukkan bagi laba-laba raksasa atau lebih dikenal Tarantula.

Sejumlah kolektor Tarantula dari berbagai kota di Surabaya dan se-Jatim, mengadakan adu cepat koleksi mereka pada lintasan menanjak sepanjang satu setengah meter.

Bacaan Lainnya

Selain itu, mereka juga menggelar pameran beragam jenis tarantula se-dunia yang menjadi koleksinya selama ini.

Aksi ini merupakan bentuk kampanye komunitas Tarantula di Indonesia, untuk mensosialisasikan ke masyarakat, bahwa serangga raksasa ini tidak berbahaya.

Tentunya sangat seru dan lucu perlombaan balap climbing Tarantulla yang digelar di sebuah mall di kawasan Jalan Hayam Wuruk Surabaya, Minggu(18/11/2018) sore.

Pada perlombaan ini, para kolektor Tarantulla mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, nampak sibuk memaksa serangga raksasa miliknya agar mau lari kencang pada perlintasan yang terbuat dari mika dan dibuat miring 45 derajat.

Para pemilik memang harus menjadi joki Tarantulanya dengan menggunakan alat sebuah lidi.

Bocah umur 8 tahun, Juan Carlos Hartono yang sudah menjadi kolektor Tarantula, menjadi juara kedua dalam perlombaan climbing serangga mengerikan ini.

Sementara itu, Nia Daniar, Panitia Tarantula Expo dan Contest (Terac) menyatakan, selain lomba climbing, kita juga pamerkan 150 Tarantula milik 50 kolektor komunitas.

“Jenisnya bermacam-macam yakni diantaranya Orange Baboon tarantula dan Harpactira Pulchripes asal Afrika. Ukurannya ada yang mini mulai dari 1 sentimeter sampai 20 sentimeter. Serangga ini tidak berbahaya bagi manusia dan boleh dipegang,” pungkasnya.(hadi/r7)

[youtube width=”100%” height=”300″ src=”iFsRgoGJRag”][/youtube]