Jakarta (DOC) – Ribuan massa dari Persaudaraan Alumni 212’ dan berbagai kelompok Islam yang tergabung dalam elemen Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) mengadakan reuni akbar, Jumat (4/11).
Reuni yang dinamai Aksi 411 berlangsung di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Kuda Monas Jl Merdeka Jakarta.
Dalam aksi ini mereka membawa tiga tuntutan, yaitu penegakkan supremasi hukum serta turunkan harga BBM dan harag-harga lainnya.
“Minta turunkan BBM dan harga-harga. Presiden ke depan harus amanah,” ungkap Dyah, salah satu peserta aksi dari Tegal, Jawa Tengah.
Sementara itu, penjagaan dari aparat kepolisian nampak cukup ketat, karena informasi awal ‘Aksi 411’ akan digelar di depan Istana Kepresidenan.
Akses jalan menuju Istana kini diblokade hingga dua lapis. Pertama kawat berduri dan kedua pagar betis dari petugas kepolisian.
Seperti di etahui, aksi turun ke jalan oleh sejumlah kelompok dan organisasi Islam ini berawal di tahun 2016 silam.
Kala itu mereka dinamai 212 untuk memprotes Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok) terkait pernyataannya soal penistaan agama.
Peserta aksi 212 yang dimotori oleh GNPF dan MUI itu, datang dari berbagai daerah di Indonesia. Lokasi aksi yang dituju tetap sama yakni kawasan Monumen Nasional atau Patung Kuda, Jakarta. (zis)