Pendapatan Asli Daerah Surabaya Baru Tercapai 45,18 Persen di Triwulan II 2024

Surabaya, (DOC) – DPRD Kota Surabaya meminta pemerintah kota untuk meningkatkan kinerja agar pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2024 dapat mencapai target.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, menyampaikan pada Rabu bahwa hingga triwulan II tahun 2024, realisasi PAD baru mencapai Rp2,9 triliun dari target Rp6,4 triliun, atau sekitar 45,18 persen.

“Hingga 30 Juni atau satu semester, kontribusi pendapatan asli daerah secara keseluruhan baru mencapai 41,05 persen. PAD sendiri sebesar 45,18 persen,” ujar Reni.

Salah satu sektor yang di sorot adalah hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan. Realisasi hingga akhir triwulan II tahun 2024 baru mencapai 24,09 persen atau Rp53,5 miliar dari target Rp222,5 miliar.

Reni menjelaskan bahwa rendahnya realisasi target di sebabkan oleh dua badan usaha milik daerah (BUMD). Pasalnya, kedua BUMD tersebut yang belum menyerahkan dividen kepada pemerintah kota.

“Capaian BUMD masih rendah, yaitu 24,09 persen. PDAM memberikan kontribusi signifikan, tetapi PT SIER dan RPH belum menyerahkan dividen. Masing-masing dengan target Rp13,8 miliar dan Rp246,8 juta,” jelasnya.

Reni berharap pemerintah kota melakukan evaluasi terhadap kedua BUMD tersebut agar realisasi PAD pada semester II tahun 2024 bisa optimal.

“Kami berharap BUMD dapat memberikan kontribusi yang besar ke depannya. Namun mereka juga memerlukan dukungan kapasitas,” tambahnya.

Sektor pajak daerah menjadi penyumbang tertinggi untuk PAD Kota Surabaya, dengan capaian Rp2,58 triliun dari target Rp5,06 triliun atau sekitar 51,07 persen.

Sektor retribusi daerah mencapai Rp142,8 miliar atau 36,32 persen dari target Rp393,4 miliar. Selain itu, sektor lain-lain PAD yang sah telah tercapai 16,06 persen atau Rp119,3 miliar dari target Rp743,2 miliar. (r6)

Baca Juga:  Pelajar Surabaya Wakili Kota di Paskibraka HUT ke-79 RI

Pos terkait