Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan tinjauan penerapan program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak (KAS-RPA) di RW 2, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kamis (22/8/2024). Program tersebut sebagai upaya pemberdayaan di kelurahan dan kecamatan, supaya lebih responsif dalam menangani masalah perempuan dan anak.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani memimpin roadshow tersebut, di dampingi Asisten II Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji dan Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Ida Widayanti.
Dalam sambutannya, Rini Indriyani mengapresiasi program-program RW 2 Kelurahan Sidotopo dalam mewujudkan kampung ramah anak dan perempuan.
“Saya sudah berkeliling melihat kampung sehat, kampung belajar, kampung aman, serta kampung kreatif dan produktif yang di miliki RW 2 Kelurahan Sidotopo ini. Saya yakin ini semua bisa terwujud karena sinergi warganya,” ucap Rini Indriyani.
Rini Indriyani pun di bikin takjub dengan program bapak dan ibu ASI yang berhasil di jalankan di kampung tersebut. Bagi Rini, kesadaran untuk memberikan ASI pada anak harus di miliki semua pasangan, terutama pasangan muda.
“Untuk menjadi kampung ramah anak dan perempuan salah satu yang harus di perhatikan adalah ASI dan ruang pendidikan anak. Di sini saya melihat hal tersebut ada duta bapak dan ibu ASI. Ada ruang khusus bermain anak hingga ruang belajar,” terangnya.
Tak hanya itu. Salah satu program yang membuat kampung RW 2 Kelurahan Sidotopo berbeda dari kampung lainnya adalah program jimpitan atau sedekah subuhnya. Hasil dari sumbangan sukarela itu di berikan kepada warga kurang mampu di wilayah RW lainnya. Baik berupa beras maupun bahan pokok lainnya.
Dengan banyaknya program yang di miliki RW 2 Kelurahan Sidotopo pun meraih kategori pratama kegiatan KAS-RPA 2024. Rini berharap, pencapaian tersebut bisa di pertahankan dan di sebarkan ke wilayah lainnya.
“Mimpi Pak Wali tercipta untuk menciptakan kampung madani terwujud di kampung ini, ada sedekah yang di berikan secara sukarela. Semoga berkah untuk semuanya dan saya berharap bisa tetap guyub dan rukun,” harapnya.
Roadshow Tindaklanjut pemenang lomba KAS-PRA 2024
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Ida Widayanti menjelaskan. Tinjauan ini di laksanakan dalam rangka roadshow pemenang lomba KAS-PRA 2024.
Sebelumnya, lomba KAS-PRA dimulai sejak bulan Juni lalu. Ada lima indikator yang di nilai di antaranya Kampung Aman, Kampung Belajar, Kampung Sehat, Kampung Asuh, serta Kampung Kreatif dan Produktif. Pelaksanaan lomba KAS-PRA ini juga melibatkan akademisi, pemerhati anak serta perempuan.
“KAS-PRA ini harus menyerahkan portofolionya dulu kepada kita, lalu di presentasikan baru setelahnya di kunjungi para juri. Hasilnya kampung yang menang beberapa kategori akan di lakukan roadshow seperti di Sidotopo ini,” ujar Ida.
Ida menambahkan, peserta lomba program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak yang sudah menang akan di monitoring. Agar sistem yang sudah ada tetap berjalan dengan baik.
“Harapannya dengan sistem yang sudah baik itu. Tidak ada lagi anak dan perempuan yang mendapatkan kekerasan. Baik itu dari pihak eksternal maupun internal,” pungkasnya.
Untuk di ketahui, program KAS-PRA ini merupakan implementasi dari Rencana Kerja Tahunan (RKT) tentang Pemenuhan Konvensi Hak Anak untuk Program CFCI (Child Friendly Cities Initiative) Pemkot Surabaya bersama UNICEF dan Bappenas RI.(hm/r7)






