Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membentuk Dewan Kebudayaan Surabaya (DKeb) sebagai mitra strategis pemajuan kebudayaan.
Pemkot menetapkan pembentukan ini melalui SK Nomor 100.3.3.3/95/436.1.2/2026 tertanggal 10 April 2026.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menilai DKeb sangat penting untuk menjawab tantangan kota yang semakin kompleks.
“Keberadaan DKeb sangat penting untuk menjawab tantangan Surabaya ke depan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Pemkot membentuk DKeb lewat Musyawarah Kebudayaan Surabaya yang melibatkan berbagai pihak. Forum tersebut menetapkan 13 pengurus sebagai langkah awal penguatan pengelolaan kebudayaan.
Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menjelaskan panitia seleksi yang ditunjuk wali kota menjalankan proses secara terbuka.
“Proses ini melibatkan banyak pihak dan berjalan transparan,” katanya.
DKeb akan bekerja pada periode 2026–2029. Heti Palestina Yunani memimpin sebagai ketua, sementara Probo Darono Yakti menjabat sekretaris.
DKeb membagi tugas ke dua bidang, yakni kuratorial serta penelitian dan kebijakan.
Pemkot menugaskan DKeb untuk merumuskan kebijakan, memantau, dan mengevaluasi program kebudayaan. Lembaga ini tidak lagi menjalankan program secara langsung.
Selain itu, DKeb mengembangkan pendekatan yang lebih luas dengan perspektif global. Cakupan kerjanya tidak hanya kesenian, tetapi seluruh aspek kebudayaan.
Pemkot berharap DKeb memberi dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Surabaya sebagai kota berbudaya.
DKeb juga menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, termasuk mengelola 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK).
Ketua DKeb, Heti Palestina Yunani, berharap Pemkot memberi kepercayaan penuh agar lembaga ini bekerja optimal.
“Kami ingin membantu pemerintah menyusun program yang tepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, DKeb akan memperkuat komunikasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku seni budaya agar program berjalan efektif.
Melalui kolaborasi tersebut, DKeb diharapkan mampu mempercepat pemajuan kebudayaan di Surabaya. (r7)





