Surabaya, (DOC) – Calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini, menyampaikan keprihatinannya terhadap masalah banjir dan dampak kenaikan permukaan air laut yang semakin mengkhawatirkan di wilayahnya.
Menurut Risma, salah satu penyebab utama banjir adalah dangkalnya sungai-sungai di banyak daerah. Ia menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, sungai-sungai perlu di lakukan normalisasi dan di manfaatkan secara optimal. Terutama dalam menampung air saat musim kemarau.
“Sebetulnya kita juga manfaatkan bung-bung itu, kalau kapasitas bung-bung itu agak besar maka dia akan jadi tampungan. Dan itu bisa di manfaatkan untuk pembasahan saat musim kemarau, atau bahkan sumber air,” jelas Risma.
Selain masalah sungai, Risma juga menyoroti dampak perubahan iklim. Terutama kenaikan permukaan air laut yang menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan aliran sungai. “Naiknya permukaan air laut juga menjadi masalah. Kalau air laut pasang, maka air-air sungai ini tidak bisa keluar. Karena saat ini air laut naik karena adanya global warming,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa dulu Madiun termasuk wilayah yang aman dari dampak pasang laut. Namun sekarang kondisi tersebut sudah berubah.
Untuk mengatasi permasalahan ini. Risma mengusulkan pembuatan pintu-pintu air yang dapat memungkinkan aliran laut masuk ke daratan. Yang kemudian akan di bantu oleh pompa untuk mengatur volume air. “Mungkin di Madiun ini tidak terlalu berat karena sebetulnya hanya treatment sungai. Yang berat itu daerah-daerah pantai karena langsung berhadapan dengan laut,” ujarnya.
Selain itu, Risma juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Seperti banjir dan cuaca ekstrem lainnya. “Tentunya ini ada edukasi, kalau terjadi hujan dan lain sebagainya. Antisipasinya harus seperti apa,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan, daerah-daerah harus mempersiapkan lumbung-lumbung. Lumbung-Lumbung untuk mengantisipasi bencana dan menyediakan bantuan darurat jika di perlukan.
Risma menegaskan, penanggulangan bencana di Jawa Timur memerlukan pendekatan yang terpadu dan kesiapan dari semua pihak. Termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. (r5)
