Surabaya Latih 400 Guru PAUD dan TK untuk Permudah Transisi Anak ke SD

Surabaya Latih 400 Guru PAUD dan TK untuk Permudah Transisi Anak ke SD
Surabaya Latih 400 Guru PAUD dan TK untuk Permudah Transisi Anak ke SD

Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan SEAMEO CECCEP dalam pelatihan guru PAUD dan TK. Tujuannya adalah mempermudah transisi anak dari pendidikan usia dini ke jenjang sekolah dasar. Kerja sama ini di bahas dalam pertemuan resmi di Ruang Sidang Wali Kota, Selasa (22/4/2025).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa transisi dari PAUD ke TK dan SD harus di rancang dengan baik. Menurutnya, masa peralihan ini berbeda dari jenjang lainnya karena berkaitan langsung dengan tumbuh kembang anak.

Bacaan Lainnya

“Anak-anak harus merasa nyaman dan senang saat berpindah ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk itu, para guru perlu di bekali pelatihan khusus,” kata Eri.

Selain soal metode belajar, pelatihan ini juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini. Eri menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk mencegah anak-anak dari pergaulan bebas dan potensi kriminalitas di usia remaja.

Ia menambahkan bahwa pemantauan tumbuh kembang anak akan terus dilakukan hingga jenjang SMP.

“Mereka adalah calon pemimpin masa depan. Kita harus memastikan mereka tumbuh dengan kuat secara mental, intelektual, dan sosial,” ujarnya.

400 Guru PAUD dan TK Berpartisipasi

Total ada 400 guru PAUD dan TK di Surabaya yang ikut serta dalam pelatihan ini. Kegiatan di lakukan secara bertahap, di mulai dengan sesi daring dan di lanjutkan dengan pelatihan tatap muka.

Pemkot juga terus berkoordinasi dengan Bunda PAUD Kota Surabaya untuk menyesuaikan pelatihan dengan kebutuhan di lapangan. Program ini sejalan dengan pendekatan PAUD Holistik Integratif yang menggabungkan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak.

Bunda PAUD Surabaya, Rini Indriyani, menyambut baik program ini. Ia menyebut bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam menjadikan Surabaya sebagai tolok ukur pendidikan anak usia dini secara nasional.

“Pendidikan usia dini berkualitas itu butuh komitmen dan kerja sama. Tidak mudah, tapi kami yakin bisa jika semua pihak terlibat,” ujar Rini.

Baca Juga:  Gerakan 7++ Jadi Andalan Surabaya Bentuk Karakter Anak

Ia berharap anak-anak Surabaya dapat melalui masa transisi pendidikan dengan gembira. Dengan begitu, kualitas pembelajaran dari PAUD hingga SMP bisa terus meningkat. (r6)

Pos terkait