
Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus mempersiapkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Fokus utama tahun ini adalah penerapan sistem digital dan peningkatan layanan informasi bagi orang tua calon siswa.
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menyebut digitalisasi sebagai langkah strategis. Sistem pendaftaran akan sepenuhnya di lakukan melalui aplikasi. Orang tua bisa mengakses seluruh informasi dan mendaftar tanpa harus datang ke sekolah atau kantor dinas.
“Fitur di dalam aplikasi sudah sangat lengkap dan mudah di akses,” jelas Yusuf, Kamis (24/4/2025).
Ia menambahkan, infrastruktur seperti perangkat dan bandwidth juga telah di siapkan untuk mendukung sistem ini.
Selain digitalisasi, pihaknya juga aktif melakukan sosialisasi. Sasaran utamanya adalah orang tua siswa kelas VI SD yang akan melanjutkan ke SMP. Sosialisasi di lakukan secara langsung maupun di tingkat kelurahan.
Posko SPMB 2025
Untuk memperkuat layanan, Dispendik juga akan membuka Posko SPMB 2025 di setiap sekolah negeri. Posko ini menjadi pusat konsultasi dan bantuan selama proses pendaftaran berlangsung.
“Misalnya, siswa dari Surabaya Timur ingin mendaftar ke sekolah di Surabaya Pusat lewat jalur prestasi. Mereka bisa berkonsultasi langsung di posko terdekat,” kata Yusuf.
Tahun ini, ada empat jalur pendaftaran yang bisa di pilih:
- Jalur Afirmasi – Kuota 20%, untuk keluarga miskin dan prasejahtera.
- Jalur Mutasi Orang Tua – Untuk siswa yang orang tuanya pindah tugas. Surat tugas bisa di gunakan jika alamat KK belum di perbarui.
- Jalur Prestasi – Kuota 35%, mencakup prestasi akademis, non-akademis, dan nilai rapor.
- Jalur Domisili – Kuota 40%, dibagi dua kategori:
- Domisili Satu (20%): berdasarkan jarak terdekat rumah ke sekolah.
- Domisili Dua (20%): untuk siswa dari kelurahan atau kecamatan yang sama dengan sekolah.
Yusuf menambahkan, orang tua akan lebih mudah dalam menghitung jarak rumah ke sekolah tujuan.
Sebagai bagian dari persiapan, pihaknya akan menggelar simulasi pendaftaran (trial). Simulasi ini juga mencakup jalur domisili dan akan di buka dalam waktu dekat.
Yusuf mengajak orang tua untuk berpartisipasi aktif dalam simulasi ini. Tujuannya agar mereka memahami alur pendaftaran, memverifikasi jarak tempat tinggal, serta mempertimbangkan pilihan sekolah yang sesuai dengan potensi dan minat anak. (r6)





