
Jakarta,(DOC) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menghadiri peresmian 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang di luncurkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di SPPG Pejaten, Jakarta, Senin (17/3). Program ini menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.
Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang secara langsung mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia di lingkungan pendidikan.
“Kami di dunia pendidikan adalah pihak yang paling banyak menerima manfaat dari program ini. Semoga program MBG menjadi bagian dari ikhtiar kolektif kita untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat dan kuat,” ujar Mu’ti.
Lebih dari sekadar distribusi makanan, program MBG juga mengandung unsur pendidikan karakter. Mendikdasmen menekankan pentingnya nilai-nilai seperti kebersihan, doa sebelum makan, hingga pembelajaran table manner yang terkandung dalam implementasi program ini.
“Nilai-nilai dasar seperti kedisiplinan dan kebersamaan juga ditanamkan lewat kegiatan sederhana seperti makan bersama. Ini pendidikan karakter yang berjalan alami,” tambahnya.
Selaras dengan Visi Besar
Menteri Mu’ti juga menyampaikan harapan bahwa para murid penerima program MBG akan semakin semangat dalam belajar dan bersekolah. Ia menilai program ini selaras dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajaran atas kontribusi dan sinergi luar biasa ini. Ini adalah bentuk gotong royong lintas sektor demi masa depan bangsa,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa saat ini telah berdiri 20 unit SPPG, terdiri dari 4 unit di tingkat Mabes dan 16 unit di Polda prioritas. Menurutnya, angka ini akan terus di tingkatkan hingga mencapai 100 unit pada pertengahan 2025, dan akan di kembangkan lebih jauh menyesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Polri berkomitmen penuh mendukung program Makan Bergizi Gratis, termasuk dalam pengelolaan dan pengawasan kualitas makanan yang di salurkan,” ujar Listyo.
Untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas program, Polri juga telah merekrut tenaga profesional dari berbagai bidang, mulai dari ahli gizi, peternakan, perikanan, hingga tata boga. Semua makanan yang di sediakan telah melalui pengujian ketat guna menjamin nilai gizi, keamanan, dan kelayakannya untuk konsumsi anak-anak sekolah.
Turut hadir dalam acara ini Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, serta Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, yang mendukung penuh penyelenggaraan SPPG sebagai bagian dari gerakan bersama memperkuat pondasi kesehatan dan pendidikan anak bangsa. (r6)





