Kejurkot Basket Surabaya 2025 Resmi Dibuka, 69 Tim Siap Berlaga

Kejurkot Basket Surabaya 2025 Resmi Dibuka, 69 Tim Siap Berlaga

Surabaya,(DOC)Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Surabaya bersama Perbasi Kota Surabaya kembali menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot) Basket 2025. Turnamen ini jadi ajang pembinaan sekaligus wadah regenerasi atlet muda basket di Kota Pahlawan.

Bacaan Lainnya

Kejurkot yang memperebutkan Piala Bergilir Perwosi ini resmi di buka oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di GOR Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan, Senin malam (3/11/2025).

Sebanyak 69 tim dari lima kelompok usia, KU 9, 11, 13, 15, dan 17 tahun, ambil bagian dalam kompetisi yang akan berlangsung hingga 6 Desember 2025.

“Dengan Bismillah, Kejurkot 2025 resmi saya buka. Semangat untuk kalian semua, saya yakin Surabaya tetap jadi yang terbaik,” ujar Wali Kota Eri saat membuka acara.

Ia berharap kejuaraan ini bisa terus di gelar rutin untuk mencetak atlet muda yang akan menjaga prestasi basket Surabaya di level nasional.

Sementara itu, Ketua Perwosi Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para peserta dan dukungan dari orang tua. Ia menegaskan bahwa basket bukan sekadar olahraga, tapi media pembentukan karakter.

“Kalian belajar disiplin, kebersamaan, dan sportivitas. Ini semua bagian dari proses menjadi pribadi yang tangguh,” ucap Bunda Rini, sapaan akrabnya.

Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Lebih dari itu, ia mengapresiasi langkah Perbasi yang menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan UMKM di sekitar lokasi kejuaraan. Menurutnya, ini bentuk inovasi yang memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

“Bukan hanya kompetisi, tapi juga menghidupkan ekonomi lokal. Terima kasih Perbasi dan semua pihak yang terlibat,” tambahnya.

Perwosi juga mendukung rencana Perbasi memberikan pelatihan kepada 30 guru olahraga agar bisa menjadi tutor basket bagi anak-anak yang belum mampu mengakses klub formal.

Baca Juga:  DPRD Surabaya Pastikan Pembebasan Lahan Flyover Taman Pelangi Rampung 2025

“Ini bukti dukungan bukan hanya untuk atlet, tapi juga para pendidik. Agar lebih banyak anak bisa belajar basket tanpa terkendala biaya,” ujarnya.

Ketua Perbasi Kota Surabaya, Sri Bramantyo Sudono, mengaku bangga atas tingginya jumlah peserta tahun ini — terbanyak dalam sejarah Kejurkot.

“Ini target kami: kejuaraan yang rutin dan berkelanjutan. Harapannya, dari sini lahir pejuang-pejuang baru untuk basket Surabaya,” jelas Bramantyo.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Perwosi atas dukungan penuh, baik dalam penyediaan piala bergilir maupun sarana kompetisi.

“Saya bangga, tahun ini peserta terbanyak. Ini jadi motivasi kami untuk terus konsisten membina atlet sejak dini,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait