Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya mulai menggeber proyek-proyek infrastruktur strategis di awal tahun. Salah satunya dengan melelang pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) hingga pelebaran Jalan Raya Menganti Lidah Wetan.
Tercatat, sebanyak 17 paket pekerjaan kini masuk proses lelang. Proyek-proyek tersebut mencakup JLLB, pelebaran Jalan Menganti Lidah Wetan, hingga diversi Babat Jerawat. Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa dan Administrasi Pembangunan (BPBJAP) Kota Surabaya, Aly Murtadlo, menyebut percepatan lelang dilakukan agar pengerjaan fisik bisa segera dimulai.
“Total ada 17 paket yang proses lelang. Tiga paket sudah selesai dan 11 paket lainnya masih tahap persiapan,” ujarnya.
Menurut Aly, proyek infrastruktur berskala besar memang sengaja dilelang di triwulan pertama. Pasalnya, proyek seperti JLLB dan pelebaran Jalan Menganti membutuhkan waktu pengerjaan cukup panjang.
Dengan lelang lebih awal, Pemkot berharap tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun sekaligus memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target.
Selain proyek jalan, Pemkot juga melelang revitalisasi sekolah serta pembangunan rumah pompa di sejumlah titik rawan genangan. Pengawasan fisik rumah pompa di kawasan Nginden hingga Wonorejo bahkan sudah lebih dulu dilelang.
Tak hanya itu, Pemkot juga telah meneken kontrak payung pengadaan semen dua pekan lalu. Total kebutuhan mencapai 597 ribu sak dengan anggaran Rp35,85 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan demi mendukung konektivitas dan penanganan banjir di Kota Pahlawan. (r6)





