Kabar Duka, 1 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah

Jakarta (DOC) – Kementerian Haji dan Umrah RI mengumumkan kabar duka. Satu jemaah haji Indonesia meninggal dunia di Madinah. Jemaah haji yang meninggal atas nama Rodiyah, asal Solo, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Kami menyampaikan berita duka atas wafatnya satu jemaah haji kloter SOC-3 asal Solo atas nama Rodiyah berusia 68 tahun akibat serangan jantung,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj), Ichsan Marsha dalam keterangan pers Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji(PPIH) menjamin badal haji untuk jemaah yang wafat di Tanah Suci. Badal haji yaitu pelaksanaan ibadah haji yang diwakilkan atau digantikan oleh seseorang (Badal) atas nama orang lain karena uzur misal meninggal dunia.

“PPIH menjamin badal haji bagi jemaah haji yang wafat. Kita berdoa agar alarmahumah husnul khatimah,” ujarnya.

Adapun untuk kondisi kesehataan jemaah haji Indonesia, ada 93 orang jemaah yang menjalani rawat jalan di Daerah Kerja (Daker) Madinah. Dua orang jemaah dirawat di klinik kesehatan haji Indonesia dan satu orang jemaah dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

Pemerintah telah membuat prosuder untuk pelepasan jemaah haji di embarkasi dengan menghapus kegiatan seremonial. Tujuannya agar jemaah haji tidak kelelahan dan memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat.

Ichsan menyampaikan cuaca di Arab Saudi, diperkirakan mencapai 34 derajat celcius, dengan tingkat kelembapan 25 persen. Ia mengimbau jemaah banyak minum air putih agar tidak dehidrasi.

Adapun total jemaah haji yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi pada hari ke-empat, yakni sebanyak 40 kloter dengan 15.349 jemaah. Dari jumlah tersebut, 9.884 jemaah yang tergabung dalam 25 kloter, telah tiba dengan selamat di Tanah Suci. (rd)