Bogor,(DOC) – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Rumah Sakinah Muhammadiyah menggelar kegiatan assessment binaan dan penguatan mental di Kebun Raya Bogor, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pendampingan sosial dan pemberdayaan bagi para binaan yang berasal dari berbagai latar belakang persoalan sosial. Mereka di antaranya korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), diskriminasi, eksploitasi, hingga perempuan yang membutuhkan perlindungan dan pemulihan mental.
Melalui kegiatan assessment itu, pendamping mencoba mengenali kondisi psikososial, potensi diri, kebutuhan pendampingan, serta perkembangan mental dan spiritual para binaan.
Peserta juga mendapatkan ruang untuk menyampaikan pengalaman hidup dan persoalan yang dihadapi. Selain itu, mereka memperoleh penguatan moral, spiritual, dan motivasi untuk bangkit menjalani kehidupan yang lebih baik.
Ketua Rumah Sakinah Muhammadiyah, M Arif An, meminta para binaan tetap optimistis menghadapi persoalan hidup.
“Dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Ujian itu selalu ada, tapi kita harus optimis. Kalau ibu-ibu datang ke Rumah Sakinah harus tersenyum, jangan sedih. Kalau sedih silakan tumpahkan ke Bunda Zalnis,” ujarnya.
Pengajian dan Tadabbur Alam
Selain assessment, panitia juga mengisi kegiatan dengan pengajian, refleksi diri, tadabbur alam, dan penguatan kebersamaan antar peserta.
Suasana alam di Kebun Raya Bogor membantu para binaan lebih tenang dan terbuka dalam menjalani proses pemulihan diri. Pendamping juga mengajak peserta memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dan menjadi pribadi yang lebih kuat.
Pendamping Rumah Sakinah Muhammadiyah menilai lingkungan yang suportif sangat penting untuk membantu proses pemulihan sosial dan mental para binaan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan layanan sosial yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat rentan.
Program itu turut melibatkan KawanMu DKI Jakarta sebagai mitra pendamping kegiatan.
Wakil Ketua KawanMu Nasional, Fitria Emazola, mengatakan Rumah Sakinah Muhammadiyah terus menghadirkan ruang aman dan harapan baru bagi para binaan.
“Dengan semangat Bersama Rumah Sakinah, Kita Bangkit, Berdaya dan Berkarya menjadi pribadi dan masyarakat yang lebih baik, Rumah Sakinah Muhammadiyah terus menghadirkan ruang aman dan pendampingan bagi para binaan,” katanya.
Kegiatan tadabbur alam itu juga dihadiri para pendamping Rumah Sakinah Muhammadiyah, di antaranya Bunda Zalnis, Bunda Ecih, Bunda Okta, Bunda Cici, Bunda Titik, Bunda Anna, Mas Irul, dan Mas Febry.(r7)





