Pentingnya Pemahaman Konsep Halal Total bagi UMKM Surabaya

Pentingnya Pemahaman Konsep Halal Total bagi UMKM Surabaya
Ilustrasi sertifikasi halal

Surabaya, (DOC)Penerapan prinsip halal dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini tidak lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan mutlak. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk yang aman dan sesuai syariat, para pelaku usaha dituntut memahami konsep halal secara menyeluruh, yaitu dari proses hulu hingga ke hilir.

Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Wonokromo, Kementerian Agama Kota Surabaya, Atik Nurhidayati, menegaskan bahwa esensi halal mencakup seluruh ekosistem produksi. Halal bukan lagi sekadar label akhir pada kemasan, melainkan sebuah komitmen yang dimulai sejak pemilihan bahan baku hingga produk sampai ke tangan konsumen.

Bacaan Lainnya

“Halal itu bukan hanya soal bahannya, tetapi juga cara mendapatkannya dan bagaimana mengolahnya. Semua proses dari hulu ke hilir harus dijaga agar tetap bersih, suci, dan thayyib (baik) untuk dikonsumsi,” ujar Atik saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Ia menuturkan, makanan yang halal memiliki pengaruh terhadap kehidupan seseorang. Selain memberikan ketenangan bagi konsumen, makanan halal juga diyakini membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Atik juga mengingatkan para pelaku UMKM untuk memperhatikan aspek kebersihan selama proses produksi. Bahan makanan perlu dicuci dengan air mengalir agar terbebas dari kotoran dan tidak mencemari produk yang dihasilkan.

Menurutnya, penerapan prinsip halal yang konsisten dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus menjaga kepercayaan konsumen. Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan setiap tahapan produksi memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kehalalan.

Selain penerapan prinsip halal dalam proses usaha, Atik menilai sertifikasi halal juga memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan UMKM. Sertifikat halal menjadi salah satu bentuk jaminan kepada konsumen bahwa produk yang dipasarkan telah memenuhi standar yang ditetapkan.

“Aturan sertifikasi halal sangat penting. Dengan sertifikat halal, produk lebih dipercaya konsumen, berpeluang meningkatkan omzet, serta memiliki kesempatan lebih besar untuk masuk ke pasar ritel modern maupun ekspor,” katanya.

Baca Juga:  Mensos Ajak Pelaku UMKM Binaan SKA Kumala Berkompetisi di Online

Ia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Agama terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk memperoleh sertifikasi halal. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing sekaligus memperluas akses pasar di tingkat nasional maupun internasional.

Pos terkait