Geger, Penemuan Jenazah Bayi Laki-Laki dalam Kendil di Pulo Wonokromo

Geger, Penemuan Jenazah Bayi Laki-Laki dalam Kendil di Pulo Wonokromo
Penemuan bayi di sekitar aliran sungai Jalan Pulo Wonokromo. (Foto: dok BPBD Surabaya).

Surabaya, (DOC)Penemuan jenazah bayi laki-laki yang baru dilahirkan di tepi saluran air pembuangan atau sungai mengegerkan warga Jalan Pulo Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya pada Selasa (30/6/2026) malam.

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sebuah kendil yang sudah pecah. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, laporan mengenai penemuan jasad bayi ini diterima petugas pada pukul 21.41 WIB. Tim Gabungan Pemkot Surabaya tiba di lokasi kejadian (sekitar pertigaan Ayam Kress) pada pukul 21.47 WIB untuk langsung melakukan pengamanan dan pendataan.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Wonokromo, Kompol Eko Aprianto, menjelaskan bahwa kronologi penemuan ini bermula dari kecurigaan seorang saksi berinisial S (68), warga Ketintang. Saat berada di pinggir sungai Pulo Wonokromo, saksi S diberi tahu oleh warga lain bernama SU bahwa ada seorang pria tidak dikenal membuang sesuatu wadah berbentuk kendil ke tepi sungai. Penasaran, S sempat mengeceknya namun mengira benda tersebut hanyalah sampah biasa.

“Karena rasa penasaran, sekitar pukul 20.00 WIB saksi S mendekati kembali lokasi pembuangan tersebut. Saat dilihat, kendil yang digunakan untuk membuang benda misterius itu sudah dalam kondisi pecah. Lalu, ketika dilihat saksi kaget lantaran didalamnya ada sesosok mayat bayi laki-laki,” terangnya.

“Saksi kemudian langsung berteriak memberi tahu warga sekitar dan melaporkan insiden tersebut kepada pihak Kepolisian,” imbuhnya.

Kompol Eko Aprianto mengatakan bahwa petugas dari Polsek Wonokromo bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya yang tiba di lokasi segera menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area belakang rumah warga Jalan Pulo Wonokromo No. 310.

“Dari hasil pemeriksaan, jasad bayi dalam kondisi kulit yang sudah membiru. Bayi tersebut dipastikan baru saja dilahirkan karena tali pusar masih menempel utuh pada tubuh korban,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh bayi tersebut.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemprov Bijak Soal Teguran BUMK Gunung Anyar

Setelah proses identifikasi dan olah TKP oleh Tim Inafis selesai, jenazah bayi langsung dievakuasi oleh petugas ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo untuk dilakukan visum lebih lanjut. Hingga saat ini, pemeriksaan masih terus dilakukan oleh pihak berwajib.

Pos terkait