Taman Jivva Group Salurkan Tali Asih dan Sosialisasikan Pembangunan Perumahan di Kebraon

Sosialisasi Taman Jivva Group di KebraonSurabaya, (DOC) – Pengembang perumahan Taman Jivva Group menggelar sosialisasi pembangunan kawasan perumahan kepada warga RW 6, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya.

Kegiatan yang berlangsung di Resto Alami, Jalan Manstrip, Kebraon, itu juga diisi dengan penyaluran tali asih dan kompensasi bagi warga yang terdampak pembangunan.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama (Dirut) Taman Jivva Group, Muhammad Rifqi Aziz, SH, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan menjelaskan tahapan pembangunan sekaligus menjaga komunikasi dengan masyarakat.

“Kami tidak hanya menjelaskan tahapan pekerjaan, tetapi juga menyalurkan tali asih dan kompensasi kepada warga yang terdampak. Kegiatan ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebraon, Bripka Andy Hardyansyah, SH,” kata Rifqi, Rabu (22/7/2026).

Menurut Rifqi, setiap warga terdampak menerima tali asih serta kompensasi sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap dampak polusi debu selama proses pembangunan.

“Dalam kesempatan ini, selain melakukan sosialisasi, kami juga menyalurkan tali asih kepada warga setempat yang terdampak pembangunan. Masing-masing warga menerima tali asih dan anggaran kompensasi ganti rugi untuk polusi debu yang diakibatkan pembangunan perumahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meminimalkan dampak sosial dan lingkungan selama proses konstruksi berlangsung.

Warga Sampaikan Aspirasi

Dalam sosialisasi tersebut, tim Taman Jivva Group memaparkan rencana pembangunan kepada warga. Tim juga menjelaskan jadwal pekerjaan, pengendalian debu, pengurangan kebisingan, serta program penghijauan di kawasan perumahan.

Selain itu, pengembang membuka sesi dialog. Warga dapat menyampaikan masukan maupun kekhawatiran terkait pelaksanaan proyek.

Ketua RT 1 RW 6 Kelurahan Kebraon, Partimah, menyambut baik pembangunan tersebut. Menurutnya, proyek itu berpotensi meningkatkan perekonomian warga.

“Dengan adanya pembangunan perumahan itu lingkungan kami jadi lebih terangkat perekonomiannya. Artinya, harga tanah bisa naik dan tetangga juga tambah banyak,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Surabaya Berharap Peraih Adiwiyata 2023 Dapat Jadi Contoh Bagi Seluruh Kampung di Surabaya

Meski demikian, Partimah berharap pengembang tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran akses jalan selama proses pembangunan.

Pengembang Siapkan Langkah Mitigasi

Untuk mengurangi dampak pembangunan, Taman Jivva Group menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Untuk menekan debu, pengembang akan melakukan penyiraman rutin. Selanjutnya, perusahaan mengatur jam kerja agar tidak mengganggu waktu istirahat warga. Selain itu, Taman Jivva Group menyiapkan pengamanan lalu lintas di titik-titik rawan.

Di samping itu, pengembang berkomitmen melibatkan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan. Perusahaan berharap langkah tersebut dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, warga RT 1 RW 5, Johan Eko Indarto, menyambut baik pembangunan perumahan tersebut. Menurutnya, proyek itu membuka peluang usaha baru bagi warga.

“Alhamdulillah, dengan adanya pembangunan perumahan ini, kami yang menjadi pedagang mendapat peluang baru. Mudah-mudahan dengan adanya perumahan baru ini jualan kami semakin laku dan lingkungan tempat tinggal kami juga semakin maju,” ujarnya.

Komunikasi dengan Warga Terus Berjalan

Dalam sesi dialog, warga meminta pengembang menyampaikan jadwal pekerjaan secara terbuka. Mereka juga meminta akses darurat tetap tersedia selama pembangunan berlangsung.

Selain itu, warga mengusulkan mekanisme pengaduan yang mudah apabila terjadi gangguan di lapangan.

Menanggapi usulan tersebut, pihak pengembang menyatakan siap menindaklanjuti seluruh masukan sebagai bagian dari komitmen menjaga komunikasi dengan masyarakat.

Pada akhirnya, warga RW 6 Kelurahan Kebraon menyambut positif kegiatan sosialisasi dan penyaluran tali asih tersebut. Mereka berharap komunikasi antara pengembang dan masyarakat terus terjalin hingga seluruh proses pembangunan perumahan selesai. (r7)

Pos terkait