Kejar Swasembada Gula, SGN Cetuskan ‘Revolusi 888’ di Musim Giling 2026

Kejar Swasembada Gula, SGN Cetuskan 'Revolusi 888' di Musim Giling 2026
PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) resmi meluncurkan gerakan “Revolusi 888”. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC)  PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) resmi meluncurkan gerakan “Revolusi 888” sebagai langkah strategis mempercepat swasembada gula nasional pada musim giling 2026.

Melalui program akselerasi ini, anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III tersebut membidik target efisiensi tinggi, yakni capaian 8 persen Gula Kristal Putih (GKP) per tebu yang diproduksi secara serentak di seluruh pabrik gula.

Bacaan Lainnya

Peluncuran gerakan yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, di Hall Nusantara pada Rabu (22/7/2026) ini menjadi fondasi transformasi operasional dari hulu ke hilir untuk mendongkrak daya saing industri gula dalam negeri.

Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menegaskan bahwa Revolusi 888 bukan sekadar patokan angka, melainkan gerakan nyata untuk mengubah budaya kerja menjadi lebih presisi dan berorientasi hasil demi menopang ketahanan pangan nasional.

“Revolusi 888 adalah komitmen kita untuk bekerja lebih cepat, presisi, dan kolaboratif. Target 8 persen GKP per tebu cerminan dari disiplin operasional, kualitas bahan baku tebu, hingga keandalan pabrik. Setiap persen peningkatan yang kita capai adalah kontribusi nyata SGN bagi penguatan industri gula nasional,” tegas Mahmudi.

Mengambil momentum tanggal 8 Agustus (8/8) sebagai puncak pergerakan, SGN memperketat seluruh rantai produksi. Strategi ini mencakup pengendalian budidaya tebu di tingkat petani mitra, perbaikan kualitas panen, optimalisasi efisiensi pengolahan di pabrik, hingga penekanan potensi kehilangan gula (losses) selama proses giling.

Langkah masif ini diyakini tidak hanya memberikan lompatan produktivitas bagi perseroan pada musim giling 2026, tetapi juga menjadi pijakan jangka panjang SGN dalam memasok kebutuhan gula domestik secara mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Diminta Patuh, Pemkot Surabaya Kirim Surat “Cinta” ke 712 Ribu Wajib Pajak

Pos terkait