Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sukses Digelar, Kontribusi Ekonomi Capai Rp 41 Miliar

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sukses Digelar, Kontribusi Ekonomi Capai Rp 41 Miliar
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai mengikuti gelaran ISOPLUS Marathon 2026. (Foto: Dinkominfo Surabaya)

Surabaya, (DOC) – Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 yang berlangsung pada Minggu (4/10/2026) sukses menjadi penggerak sektor sport tourism dan perekonomian di Kota Pahlawan. Event olahraga tahunan ini, memberi dampak nyata dalam perputaran ekonomi dari sektor hotel hingga UMKM.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan ajang maraton ini. Menurutnya, partisipasi lebih dari 11.000 peserta telah memicu pergerakan ekonomi yang luar biasa di berbagai sektor.

Bacaan Lainnya

“Hari ini dilakukan kembali Isoplus Marathon 2026 di Kota Surabaya. Ini menunjukkan bahwa Surabaya memang menjadi salah satu pilihan utama untuk lari maraton di Indonesia. Partisipasinya mencapai 11 ribu peserta lebih dan dampaknya sangat luar biasa, terutama pada peningkatan okupansi hotel dan sektor pariwisata,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri menambahkan, ajang ini telah berdampak langsung pada kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Surabaya mencapai Rp41 miliar. Selain itu, tingkat hunian kamar hotel di Surabaya melonjak drastis hingga menyentuh 90 persen selama gelaran berlangsung.

“Okupansi hotel meningkat 80 sampai 90 persen, karena 40 persen berasal dari luar kota Surabaya, dan 1 persen di antaranya merupakan pelari mancanegara dari Australia, Jepang, Filipina, hingga India,” ungkapnya.

Sementara itu, Head of RTD Beverage WINGS Food, Joshua Gunawan mengungkapkan bahwa Kota Surabaya memiliki posisi strategis serta dukungan pemerintah daerah yang luar biasa, sehingga menjadi lokasi ideal untuk ajang marathon berskala nasional dan internasional ini.

“Kota Surabaya merupakan pusat ekonomi dan bisnis di Indonesia bagian timur yang memiliki potensi sangat besar. Selain secara bisnis, Kota Surabaya dan Pemkot memberikan sambutan serta kerja sama yang sangat baik, sehingga memungkinkan event ini dapat terselenggara secara maksimal,” ujar Joshua.

Berbeda dengan gelaran lari pada umumnya, Joshua menjelaskan bahwa ISOPLUS Marathon 2026 mengusung konsep Complete and Big Experience. Konsep ini menitikberatkan pada pendampingan menyeluruh bagi para pelari, tidak hanya pada saat hari penyelenggaraan (race day), tetapi sejak masa persiapan.

Baca Juga:  Ditata Ulang, Wali Kota Eri Cahyadi Rombak Tampilan KBS Lebih Terbuka dan Menarik

“Kami memberikan pendampingan berkelanjutan melalui edukasi dan tips di kanal media sosial yang dikurasi serta divalidasi langsung oleh para ahli, seperti pelatih (coach) profesional dan dokter spesialis nutrisi,” jelasnya.

Terkait dampak ekonomi signifikan dalam ajang ini, juga diperkuat oleh hasil riset dan kajian analisis input-output yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Ekonomi Pembangunan(LPEP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR)

Kepala Bidang penelitian dan pengabdian masyarakat LPEP FEB UNAIR, Atik Purmiyati, menjelaskan bahwa selama tiga hari berturut-turut menjelang gelaran marathon ini, terjadi perputaran aktivitas ekonomi hingga puluhan miliar rupiah.

“Berdasarkan olahan data primer dan sekunder yang kami lakukan, kegiatan Surabaya Isoplus Marathon menciptakan perputaran aktivitas ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari berturut-turut. Hal ini memberikan estimasi kontribusi terhadap perekonomian PDRB Kota Surabaya mencapai Rp41,42 miliar,” ungkap Atik.

Pos terkait