Junaedi : Dispendik Terlalu Paksakan Ujian Berbasis Komputer di Surabaya

Junaedi Demokrat

Surabaya,(DOC) –  Wakil ketua komisi D DPRD kota Surabaya, Junaedi, menganggap Dinas Pendidikan (Dispendik) kota Surabaya terlalu memaksakan untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan diikuti oleh SMP dan SMA/SMK tanggal 4 April 2016.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, menurut mantan anggota komisi D ini, fakta dilapangan menyebutkan masih banyak sekolahan yang belum siap terutama bagi sekolahan swasta untuk menjalankan ujian berbasis komputer tersebut.

“Kalau memang masih banyak sekolahan yang belum siap ya ngak usah dipaksa untuk ikut ujian dengan komputer,” kata Junaedi, Senin (28/3/2016).

Politisi asal fraksi Demokrat ini mengatakan, seharusnya Dispendik melakukan survei terlebih dahulu ke seluruh sekolahan baik negeri maupun swasta untuk menayakan kesiaapan dan kelayakan sekolahan tersebut.

“Seharusnya dinas memberi keleluasaan atau kebebasan untuk memilih siap untuk melaksanakan ujian dengan paper (ujian kertas) atau menggunakan komputer,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) kota Surabaya, M. Ikhsan membantah jika Dispendik tidak siap untuk melakukan ujian berbasis komputer. Sebab, dirinya saat ini sudah menyiapkan 22 tim yang terbagi dalam 5 wilayah untuk mengawasi stabilitas jaringan di Surabaya.

“Sampai saat ini kami masih menelusuri jika ada sekolah yang belum siap, maka kami nanti akan gabungkan dengan sekolah yang sudah siap atau kami siapkan testing centre (tempat ujian),” bantahnya. (w5)