Material Urukan Bahu Jalan Nasional Diratakan Warga

Lumajang,(DOC) – Proyek urukan bahu jalan yang berada di tepian sepanjang jalan raya Nasional jalur Probolinggo – Lumajang ini beberapa hari lalu sempat dikeluhkan warga.

Pasalnya, diduga pemadatan kurang sempurna, sehigga menjadi tergerus air jika hujan turun.

Bacaan Lainnya

“Mestinya dikasih tanah dan batu jadi nyaman ketika dilewati, seperti halnya ada jalur lambat. Ini tidak, kurang padat jadi kalau bersepeda disana rawan tergelincir,” kata Samsul warga setempat, Selasa(13/11/2018).

Menurutnya, urukan ini dikhawatirkan hanyut air ketika hujan turun.

“Saya berharap, sedianya sebuah pengerjaan proyek agar dioptimalkan,
agar tidak menimbukkan kekhawatirnman sewaktu – waktu menimbulkan masalah,” harap Samsul.

Sementara itu, Senin(12/11/2018) kemarin masih tampak terlihat ada tumpukan batu material berada dibahu jalan nasional, hingga membuat salah satu warga Klakah meratakan batu dibahu jalan.

Apa yang dilakukan warga ini karena sangat khawatir, dengan suka rela meratakan batu material di bahu jalan dengan alat seadanya.

“Khawatir lama dan sekarang hujan. Dari pada sebagaian hanyut air, saya ratakan,” ucapnya Dulla (37) warga Klakah sambil beraktifitas.

Ditanya adakah pihak – pihak yang menanyakan atas apa yang ia lakukan, dimana sebenarnya tumpukan material itu merupakan bahan sebagai proyek pengerjaan pengurukan bahu jalan oleh pihak terkait, Dulla menjawab tidak ada.

Bahkan ia menambahkan, jika sebelumnya, urukan tanah dilokasi tempat ia beraktifitas itu, juga dirinya yang meratakan.

“Takut lama, tanah inipun saya yang meratakan. Tidak ada yang bertanya ini. Kenapa mau dikasi ongkos ya,” imbuhnya sambil tersenyum.

Diwaktu yang sama, saat itu ada juga seorang pria berjalan kaki, sambil mendorong sepeda motornya yang memuat rumput pakan ternak.

Tapi bukannya mogok, namun saat itu, pria paruh baya itu berkata, jika ia takut melajukan sepeda motor seperti biasanya dikarenakan kondisi bahu jalan yang menurutnya sulit dilalui.

Terpantau sebagian, tumpukan material urukan bahu jalan di tepian jalan raya Klakah Lumajang, nampak berserakan ke badan jalan raya.

Warga setempat berharap, dilokasi penumpukan material urukan bahu jalan itu, diberikan papan peringatan. Dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Proyek pekerjaan urukan bahu jalan berada di jalan Nasional jalur Probolinggo-Lumajang berasal dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR) Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Jawa Timur.

Sementara Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, merespon adanya berita soal dikeluhkannya proyek urukan bahu jalan yang ada disepanjang jalan raya jalur Probolinggo – Lumajang Jawa Timur.

“Akan kami teruskan ke rekan – rekan di BPJN 8 Jatim, @humas BPJN8 untuk dilakukan pengecekan,” responnya melalui twitter di akun resmi Kementrian PUPR, Selasa, 6 November lalu.(imam/r7)