Data Terbaru Bencana Banjir Sulsel, 69 Tewas, 9.429 Orang Mengungsi

Makassar (DOC) – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mendapat perhatian. Petugas gabungan terus melakukan upaya penanganan. Hingga saat ini, bencana banjir Sulsel telah merenggut sedikitnya 69 korban jiwa dan menenggelamkan ribuan rumah warga.

Bacaan Lainnya

Berdasar data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), total korban di Sulsel mencapai 69 orang meninggal, 7 orang hilang, 48 orang luka-luka, 9.429 orang mengungsi.

Kerusakan fisik akibat banjir di Sulsel meliputi 559 unit rumah rusak, 22.156 unit rumah terendam, 15,8 km jalan terdampak, 13.808 Hektare sawah terdampak, 34 jembatan, 2 pasar, 12 unit fasilitas peribadatan, 8 Fasilitas Pemerintah, dan 65 unit sekolah.

Korban-korban ini tersebar di seluruh kecamatan yang terdampak banjir dan tanah longsor. Kecamatan itu adalah Kecamatan Tompobulu, Kecamatan Palangga, Kecamatan Tinggimoncong, Kecamatan Bontomarannu.

Bencana banjir, longsor dan putting beliung terjadi di 201 desa di 78 kecamatan tersebar di 13 kabupaten/kota yaitu di Kabupaten Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap , Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai.

Khusus di Gowa, tercatat 53 orang telah meninggal di daerah ini. Berdasarkan data crisis center Pemerintah Gowa, korban yang meninggal terus bertambah.

“Total korban yang meninggal hingga data pukul 23.00 Wita semalam berjumlah 53 orang di kabupaten Gowa,” kata Humas Pemerintah Kabupaten Gowa, Widya.(dtc/ziz)

Baca Juga:  Banjir Rendam Puluhan Rumah di Jember, hingga Seret Mobil Warga

Pos terkait