Dukung Ekonomi Sirkular, PLN UIT JBM Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Cuan

Dukung Ekonomi Sirkular, PLN UIT JBM Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Cuan
Program Limbah Rumah Tangga Sehat (LARAS) yang diluncurkan PLN UIT JBM. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) resmi meluncurkan Program Limbah Rumah Tangga Sehat (LARAS) di Surabaya, Selasa (14/7/2026). Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan berbasis listrik untuk menyulap limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan pelatihan oleh General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, kepada Ketua Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Kota Surabaya, Muh. Amirur Rosyidin, serta disaksikan oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.

Bacaan Lainnya

General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa limbah rumah tangga memiliki potensi besar menjadi sumber daya ekonomi baru jika dikelola dengan ekosistem yang tepat. Program LARAS ini dirancang dari hulu ke hilir melalui tiga tahapan utama: riset produk, produksi massal, hingga strategi pemasaran.

“Kami ingin mendorong tumbuhnya masyarakat yang lebih produktif sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui penguatan keterampilan, inovasi, dan pengembangan usaha,” ujar Ika.

Keunikan program ini terletak pada intervensi teknologi bersih yang diberikan PLN. Pada tahap produksi, PLN UIT JBM memfasilitasi kelompok binaan dengan peralatan berbasis listrik modern. Langkah ini sengaja diambil untuk mendongkrak kapasitas, efisiensi, serta standarisasi kualitas produk olahan limbah.

Saat ini, sebanyak 50 warga binaan telah dilatih memproduksi tiga produk unggulan, yaitu sabun eco enzyme, katalis kompos, dan Suplemen Organik Cair (SOC) untuk sektor pertanian.

Tidak berhenti di dapur produksi, PLN juga memperkuat lini distribusi hilir dengan menyediakan sepeda motor listrik yang dimodifikasi khusus menggunakan boks fiberglass. Kendaraan ramah lingkungan ini akan dioperasikan untuk pemasaran keliling sekaligus melayani jasa isi ulang (refill) produk ke rumah-rumah warga.

Ketua Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Kota Surabaya, Muh. Amirur Rosyidin, mengapresiasi penuh totalitas PLN yang mendampingi masyarakat dari urusan produksi, pengurusan legalitas UMKM, perizinan Produk Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), hingga penyediaan transportasi hijau. Kolaborasi ini diharapkan menjadi role model nasional dalam penerapan ekonomi sirkular berbasis masyarakat demi lingkungan yang berkelanjutan.

Pos terkait