
Surabaya,(DOC) – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Anom Surahno memastikan pengumuman formasi CPNS 2019 akan dilakukan serentak bersamaan dengan pendaftaran CPNS 2019, yakni 11 November 2019.
Detail formasi di setiap instansi di Pemprov Jatim akan dilakukan di tanggal tersebut melalui website https://sscasn.bkn.go.id/.
Pemprov Jatim akan membuka lowongan untuk 1.817 formasi CPNS 2019.
“Kemarin pada tanggal 31 Oktober 2019 hingga 1 November 2019 kita rakor di Semarang bersama BKD se Jawa Timur, BKN dan pelaksana aplikasi. Hasilnya tanggal 11 November 2019 nanti kita siap untuk umumkan formasi,” kata Anom Surahno di Gedung DPRD Jatim, Senin (4/11/2019).
Menurut Anom, pada hari itu pula masyarakat yang berminat sudah bisa melakukan pendaftaran sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan yang dimiliki.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan BKN, pendaftaran akan dilakukan di 11 November 2019 hingga tanggal 24 November 2019.
Verifikasi berkas akan dilakukan hingga 12 Desember 2019. Sedang pengumuman seleksi administrasi pendaftaran akan dilakukan pada 16 Desember 2019.
“Tes CPNS 2019 akan dilakukan dengan sistem CAT setelah proses seleksi pendaftarannya selesai,” terang Anom.
Selanjutnya Anom menjelaskan, yang paling banyak adalah formasi untuk kebutuhan tenaga pendidikan. Setelah itu disusul tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Lebih detailnya, formasi di lingkungan Pemprov yang dibuka adalah 1.133 untuk guru dan tenaga kependidikan, kemudian 322 tenaga kesehatan dan 362 tenaga teknis.
‘Hasil dari rakor di Semarang, untuk pelaksanaan tes CPNS 2019 akan dilakukan secara mandiri,” tutur Anom. Artinya, BKD kabupaten/kota dan provinsi memfasilitasi pelaksanaannya. Sementara Jakarta akan memasok data dan tenaga untuk online secara nasional.
“Pemprov hari ini, menerima tiga penawaran terkait lokasi dan penyewaan komputer. Tentunya kami mencari perangkat yang berstandar BKN,” ujar Anom.
SYARAT LEBIH LONGGAR
Anom juga menjelaskan bahwa Pemprov Jatim telah melakukan simulasi untuk persiapan jelang pendaftaran CPNS tahun 2019. Simulasi dilakukan saat rakor bersama BKD kabupaten/ kota se Jatim bersama BKN di Semarang akhir pekan lalu..
Dalam simulai tersebut, kata Anom, ada beberapa evaluasi yang menjadi kendala para pendaftar di CPNS sebelumnya. Misalnya, dalam memilih pendaftaran formasi.
Misalnya ada pendaftaran dengan kompetensi jurusan Bahasa Inggris. Namun di kampus tertentu jurusan yang dibuka adalah Sastra Inggris. Karena beda, pendaftar semacam ini akan tertolak sistem.
“Di tahun ini, kendala seperti ini akan diatasi. Kan sebenarnya sama saja Bahasa Inggris, Sastra Inggris. Itu nanti bisa. Atau misalnya ekonomi dan bisnis. Kan sama – sama Fakultas Ekonomi. Itu nanti akan dibuka kanal konsultasi sehingga pendaftar bisa berinteraksi saat butuh konfirmasi,” papar Anom.
Sehingga, dengan adanya perbaikan sistem semacam ini, maka peluang masyarakat yang mendaftar akan lebih besar. Karena ada kelonggaran dan tidak harus seketat tahun lalu.
Jika tahun lalu ada sekitar 60 ribu pendaftar CPNS di Pemprov Jawa Timur. Untuk tahun ini diprediksi akan ada peningkatan, mengingat pertumbuhan lulusan.
“Kita memprediksi akan sampai 80 ribu pendaftar. Karena jumlah lulusan kan lebih banyak setiap tahunnya. Ada pertumbuhan. Lalu juga ada kelonggaran soal akreditasi jurusan seperti yang tadi saya jelaskan,” pungkas Anom.(jipin)