KPU Inginkan Pilwali Sesuai Tagline “Pemilihan Bermartabat Surabaya Hebat”

Foto: Ketua KPU Jatim Khoril Anam saat memberikan materi di Seminar Tahapan Pilwali 2020

Surabaya,(DOC) – Tahapan Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 mendatang sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Surabaya telah membuka pendaftaran bagi calon Wali kota (Cawali) jalur perorangan, sekaligus melakukan sosialisasi atas tahapan Pilwali ke sejumlah elemen masyarakat dan stake holder.

Bacaan Lainnya

“Tahapan Pilwali sudah mulai sesuai regulasi dari KPU pusat,” ungkap Nur Syamsi, Ketua KPU Surabaya, saat membuka acara Seminar Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2020, di Hotel Mercure, Kamis(26/12/2019) siang.

Nur Syamsi menyatakan, pada penyelenggaraan Pilwali 2020 mendatang, KPU mengambil tagline “Pemilihan Bermartabat, Surabaya Hebat,”.

“Tagline itu mengandung arti luas untuk kota Surabaya,” tegasnya.

Pemilihan Bermartabat, kata Syamsi, terdiri dari 3 pilar yakni masyarakat sebagai pemilih, peserta Pemilihan atau para calon dan penyelenggara Pemilu(KPU, Bawaslu dan DKPP).

Jika ketiga pilar itu berjalan sesuai fungsinya maka terlahir Pemilu Bermartabat.

Pemilu bermartabat, lanjut dia, juga menciptakan proses pemilihan yang tidak terpolarisasi, tidak ada money politik dan tidak ada ketegangan antar pendukung Paslon(pasangan calon).

“Jadi semua pendukung Paslon bisa memahami hasil Pemilu. Paslon yang menang bisa bermartabat dan yang kalah terhormat. Dengan begitu Surabaya akan menjadi hebat,” tandasnya.

Ia mengatakan, Surabaya hebat itu bukan men dekonstruksi kepala daerah yang menjabat sebelumnya, namun lebih pada penyelenggaraan yang hebat.

“Penyelenggaraan Pilwali yang hebat. Bukan karena pemimpin yang lalu,” tandasnya.

Sementara itu, dalam seminar tersebut, Abdul Kholiq akademisi asal UIN Sunan Ampel Surabaya menjelaskan bahwa Pemililhan langsung itu sudah berlangsung sejak 4 periode penyelenggaraan Pemilu. Terdapat 3 komponen yang harus diperhatikan untuk menuju Pemilu Sukses yaitu Integritas, The Rule Of Law dan Persepsi Indeks atau tanggapan masyarakat.

“Pemilu ada proses demokrasi yang harus ada 3 komponen tersebut. Namun di Indonesia proses demokrasi sudah berjalan sesuai rule,” katanya.

Baca Juga:  DPC Demokrat Bekali Calegnya Aturan Pemilu 2019, Target 12 Kursi di DPRD Surabaya

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyatakan, sistem penghitungan perolehan suara pada Pilwali nanti, hasilnya akan dilihat melalui e rekap dari from C1.

“KPU masih menggodok dengan ITS soal softwarenya. Tapi nanti hasil rekapan form C1 yang dihitung hasilnya,” tandasnya.(robby)

Pos terkait