Lumajang,(DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang distribusikan 9.535 karung bantuan beras untuk masyarakat.
Beras tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat merebaknya Covid-19.
Bupati Lumajang H.Thoriqul Haq mengatakan, beras ini adalah program ngeramut tonggo yang diperoleh dari masyarakat, yang telah dikumpulkan berasal dari beberapa komunitas, perusahaan, perorangan yang turut membantu beras dalam kemasan 5 kg yang turut ambil bagian membantu masyarakat terdampak virus corona.
“Beras tersebut akan didistribusikan di 6 kecamatan yang teridentifikasi ada yang terkonfirmasi positif,” ujar Cak Thoriq saat memberangkat distribusi beras di GOR Wirabhakti, Senin (13/04/2020).
Enam kecamatan yang akan distrubusikan beras bagi warga yang terdampak covid 19 yakni Sumbersuko, Tempeh, Sukodono, Kedungjajang, Randuagung, Pasirian.
“Tempeh 2050 sak, Sumbersuko 1447 sak, Sukodono 1896 sak, dan Kedungjajang 1264 sak, Randuagung 2014 sak, Pasirian 8645, masing-masing 5kg beras yang distribusikan kepada warga yang berada di zona merah,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalan program ini sangat diperlukan.
“Kebersamaan yang tumbuh ini bagian dari keingin pencegahan virus corona di semua sektor berjalan dan ketahanan pangan masyarakat dapat dipastikan,” jelas Thoriqul Haq.
Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengajak masyarakat turut ambil bagian dalam program ini.
Menurutnya saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat menurunnya pendapatan khususnya mereka yang berpenghasilan harian.
“Disamping kami Pemerintah Kabupaten Lumajang memfasilitasi pendistribusian beras dari donatur, kami juga akan terus membuka pintu untuk menerima bantuan beras, baik dari lembaga, komunitas maupun perorangan,” jelas Bunda Indah.
Bunda Indah menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena pendistribusian yang dilakukan oleh relawan dan petugas diserahkan secara transparan langsung ke rumah masing – masing penerima.
“Kalau sudah menerima sesuai datanya kemudian dibel bernikan untuk melaporkan bahwa sudah menerima, berikan kepada yang lain yang belum menerima, berbagilah. Distribusinya jangan khawatir, karena transparan by name by adress dan dapat dipertanggung jawabkan,” jelas Bunda Indah.(imam)