120 Tahun Pegadaian Berbagi, Dirut Dukung Pemerintah Bentuk Ekosistem Ultra Mikro untuk Pemulihan Ekonomi

120 Tahun Pegadaian Berbagi, Dirut Dukung Pemerintah Bentuk Ekosistem Ultra Mikro untuk Pemulihan Ekonomi

Surabaya, (DOC) – Genap berumur 120 tahun, Pegadaian (Persero) yang perusahaan gadai milik pemerintah ini memilih untuk memperhatikan kesejahteraan pensiunan karyawan, tenaga kesehatan, pegiat seni, dan olahragawan yang pernah mengukir prestasi untuk negara.

Penghargaan ini sebagai wujud perhatian terhadap warga yang pernah mengharumkan nama bangsa. Pegadaian secara khusus memberikan tali asih berupa sejumlah uang yang diberikan terhadap pihak-pihak yang berjasa kepada Indonesia.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengungkapkan rasa bahagia. Menurut dia, para penerima tali asih adalah teladan bagi semua karena telah mempersembahkan karya terbaik buat bangsa.

“Kami yakin, apa yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari peran serta para pendahulu, senior kita semua yang telah memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan bidangnya. Kini saatnya kita meneladani dengan cara merawat, membangun, dan membesarkan perusahaan untuk Indonesia yang kita cintai ini,”ujar dia, Sabtu (3/4/2021).

Dalam tiga tahun terakhir ini, kata Kuswiyoto, PT Pegadaian terus menunjukkan kinerja positif, yang ditandai dengan nilai aset dan pendapatan yang terus meningkat. Pada 2018, aset mencapai Rp 53 triliun. Jumlah tersebut meningkat menjadi Rp 65 triliun pada 2019, dan pada 2020 mencapai Rp 72 triliun. Selain itu, perusahaan membukukan pendapatan dari Rp13 triliun pada 2018 menjadi Rp18 triliun pada 2019 dan pada 2020 mencapai Rp 22 triliun.

“Karena itu, saya menyampaikan rasa terima kasih setulus-tulusnya kepada seluruh nasabah yang telah dan terus-menerus menggunakan produk dan jasa layanan Pegadaian. Kepercayaan nasabah ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah nasabah dari 2018 sebanyak 11 juta menjadi 14 juta pada 2019, dan 17 juta nasabah pada 2020, dengan omzet pembiayaan dari Rp 131 triliun pada tahun 2018, Rp 146 triliun pada 2019 dan Rp 165 triliun pada 2020,” beber dia.

Kuswiyoto juga menyampaikan rasa syukur atas perolehan penghargaan yang diperoleh dari berbagai pihak. Di antaranya, penghargaan Indonesia Digital Innovation Award 2021 yang digelar majalah Warta Ekonomi, tiga penghargaan Digitech Award 2021 dari majalah I-Tech dengan kategori Best Digital Technology Development Team, The Best IT Leadership in Financial Services, dan The Best Chief Transformation and Information Officer. Selain itu, juga mendapat lima penghargaan Pubilc Relations Indonesia Award (PRIA) 2021 dengan kategori Aplikasi, Marketing Public Relations, Annual Report, Tata Kelola Kehumasan dan Departemen Public Relations.

Pada kesempatan itu, Kuswiyoto mengajak seluruh insan Pegadaian untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah yang membentuk ekosistem ultra mikro dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Saya sangat mengharapkan agar seluruh insan Pegadaian terus bekerja sama untuk menyukseskan program-program perusahaan dengan sepenuh hati. Kita semua boleh mencintai warna hitam, hijau, putih, atau biru. Tetapi kita tetap harus bersatu padu, bekerja keras, singsingkan lengan baju, untuk tegaknya perusahaan kita tercinta hari ini, esok, dan selamanya,” pungkas Kuswiyoto.(dhi/fr)