Pendampingan dan Kepedulian Lingkungan Sekitar Untuk Para Lansia

Jakarta, (DOC) – Memasuki lanjut usia (lansia) kerap dihadapkan berbagai persoalan, mulai perubahan fisik dan mental, serta menurunnya fungsi panca indera dan daya tahan tubuh menjadi hal lazim dikeluhkan mereka. Untuk itu, mereka memerlukan dukungan untuk menyongsong hari tuanya. Selain keluarga, tetangga adalah orang-orang yang sering berinteraksi dengan lansia.

Sri Kurniatun Ketua Kelurahan Cempaka Baru mengatakan betapa pentingnya pendampingan lansia oleh tetangga. “Di Pusaka 49 kami seperti keluarga dekat dengan 80 lansia yang tersebar di 10 RW di Kelurahan Cempaka Baru. Di mana, ada pendamping lansia di setiap RW,” ujarnya, Selasa (25/5/2021).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan sebagai lembaga yang dibina oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial, Pusaka 49 rutin menggelar aktifitas melibatkan lansia, seperti pengajian, senam serta berwisata ke tempat rekreasi dan bersejarah. “Digelarnya kegiatan tersebut agar para lansia tidak bosan dan senantiasa aktif, sehingga mereka tidak hanya berdiam diri di rumah,” jelasnya.

Ia juga mengatakan di Pusaka 49, rasa kekeluargaan menjadi nilai luhur. Selain kegiatan bulanan dan tahunan, Pusaka 49 sering berkumpul membagikan sembako serta makan bersama. “Sesuai arahan Pak Lurah, perkumpulan dengan lansia saat Covid -19 itu dibatasi maksimal 30 orang dengan sistem bergiliran di masing-masing RW,” ungkapnya.

Warsi Setyowati Ningsih pendamping lansia di Kelurahan Cempaka Baru mengaku termotivasi karena senang berbagi sebagai tetangga. “Senang rasanya kalau melihat lansia bahagia. Kalau ngumpul sering bercanda, namanya ibu-ibu ya,” pungkasnya

Ia menjelaskan meskipun kendati tidak sedarah, namun hubungan Warsi dengan 30 lansia yang didampinginya terbilang sangat erat. “Jadi, banyak lansia yang saudaranya jauh dan tidak punya keluarga lagi, sudah sewajarnya tetangga sekitar lebih tahu tentang keadaan mereka,” tegasnya.

Warsi berharap untuk kedepannya kepedulian tetangga bagi lansia di lingkungan sekitar semakin terus ditingkatkan, sebab menjadi tua adalah salah satu keniscayaan.   “Dukungan moril berupa kata-kata penyemangat agar selalu sehat cukup membuat mereka tersenyum. Namun, yang terpenting tebagai tetangga harus silih asih terhadap sesama, terlebih kepada lansia,” tutupnya. (robby/hm)