Surabaya,(DOC) – Pemerintah Provinsi dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa langsung berangkat ke lokasi yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
Seperti yang diungkap oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak usai ikuti Kopdarwil PSI Jatim, bahwa dua pemimpin Provinsi Jatim berbagi tugas.
“Bu Gubernur langsung geser ke sana (Lumajang) kita berbagi tugas bersama tim dari BPBD. Kami terus mendapat laporan,” ujar Emil, Sabtu (4/12/2021)malam.
Ia menambahkan, jika sudah ada tempat pengungsian sementara untuk warga sekitar Gunung Semeru yang terdampak bencana tersebut.
“Saat ini memang ada pengungsian sementara, karena menuju ke lokasi itu tidak sesederhana. Untuk posisinya sudah ada di 4 balai desa, kita juga masih mendata para pengungsi, semoga tidak ada yang meninggal dunia, tapi kita dengar banyak yang luka bakar ya. Luka berat ada 32 ditangani di puskesmas, kemudian yang dirujuk ke rumah sakit ada 12,” ujar Emil.
Pemprov Jatim sendiri, memfokuskan di beberapa tempat, namun 1 tempat diutamakan. “Ini fokusnya di Pronojiwo, dan bisa melalui Malang. Data ini akan terus di-update di lapangan dan beberapa kami standby,” ungkapnya.
Namun Emil tak mau berkomentar, saat ditanya perihal alarm dini untuk peringatan bencana alam di lokasi.
“Ya dalam peringatannya hal itu sudah terjadi, jadi kita fokus, karena ini skala besar jadi kita lebih fokus menangani dan meminimalisir dampak yang lebih berat, terlebih trauma yang muncul dan orang-orang lebih was-was saat keluar rumah. Sistem mitigasi tentu akan menjadi perhatian dari semuanya,” tandasnya.(ng/r7)




