
Manggarai Timur, (DOC) – Menyasar langsung kelompok paling rentan pascabencana, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) menyalurkan 100 paket bantuan kemanusiaan serta menerjunkan tim dokter alumni untuk korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Fokus bantuan dialokasikan khusus untuk kebutuhan mendesak yang kerap terabaikan saat darurat, seperti perlengkapan bayi, kebutuhan spesifik perempuan, obat-obatan, hingga pemenuhan gizi lansia.
Aksi tanggap cepat ini memadukan distribusi logistik mendasar dengan pelayanan medis langsung di lapangan.
“Bantuan ini diprioritaskan untuk kebutuhan spesifik yang sangat krusial di lapangan, mulai dari obat-obatan, sandang, hingga bahan makanan,” ujar Ketua Pengurus Wilayah (PW) IKA UNAIR NTT, Prof. Dr. Yantus AB Neolaka, Rabu (26/8/2026).
Posko Peduli IKA UNAIR NTT mengerahkan para dokter alumni UNAIR di Flores sejak awal masa tanggap darurat dan menggandeng mahasiswa, serta relawan untuk mendistribusikan bantuan secara door-to-door, menembus wilayah terisolasi agar logistik tidak hanya menumpuk di area yang mudah dijangkau.
“Kami juga menyiapkan dukungan berkelanjutan hingga fase pemulihan (recovery) agar warga terdampak dapat kembali menata kehidupan,” katanya.
Inisiatif ini menegaskan peran alumni UNAIR bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan kekuatan sosial nyata yang hadir di tengah krisis kemanusiaan.





