Ambulans Terguling di JLS Pasirian Saat Angkut Jenazah dari Bali ke Malang

Ambulans Terguling di JLS Pasirian Saat Angkut Jenazah dari Bali ke MalangLumajang,(DOC) – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil ambulans yang terguling saat mengangkut jenazah dari Bali menuju Kabupaten Malang. Insiden terjadi di Jalan Lintas Selatan (JLS), tepatnya di Desa Bagu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, pada Jumat(4/7/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Ambulans berpelat nomor DK 9114 tersebut milik Yayasan Arema Darma Bakti Bali. Kendaraan di kemudikan oleh Umar Ali Ridho (38), warga Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Saat itu, ambulans tengah melaju dari arah timur menuju barat, membawa jenazah menuju rumah duka di Malang.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, peristiwa terjadi secara tiba-tiba saat kendaraan memasuki tikungan. Ban depan sebelah kiri mendadak pecah, menyebabkan ambulans oleng, tergelincir ke area persawahan di pinggir jalan, lalu terguling.

“Ambulans kehilangan kendali akibat pecah ban depan kiri. Beruntung tidak ada korban jiwa. Tiga orang di dalam ambulans mengalami luka ringan,” ungkap Iptu Loni saat di konfirmasi.

Selain sopir, dua penumpang lainnya mengalami luka ringan. Mereka adalah Deni Fatkurbrohman (26), warga Sidoarjo, dan Budiono (57), warga Ampelgading, Malang. Ketiganya langsung mendapatkan pertolongan pertama di lokasi.

Insiden sempat memunculkan suasana haru. Jenazah yang berada di dalam ambulans di evakuasi dengan penuh kehati-hatian oleh petugas bersama warga setempat. Proses evakuasi dilakukan secara cepat untuk menghormati prosesi pengantaran jenazah.

“Jenazah langsung di pindahkan ke ambulans pengganti yang sudah di siapkan pihak yayasan, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah duka,” terang Kapolsek.

Anggota Polsek Pasirian dan warga sekitar turut membantu mengevakuasi kendaraan yang terguling. Setelah pengecekan teknis dan perbaikan ringan di lokasi, ambulans sempat di nyatakan bisa berfungsi kembali meski dalam kondisi terbatas.

Jalur JLS Pasirian sendiri memang di kenal cukup rawan kecelakaan, terutama di sejumlah titik tikungan tajam yang tidak dilengkapi pembatas jalan memadai. Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar dan pengangkut jenazah dari luar daerah, agar lebih berhati-hati saat melintas.(imam)

Pos terkait