ASN Surabaya Didorong Tegakkan Disiplin dan Integritas Lewat Webinar

ASN Surabaya Didorong Tegakkan Disiplin dan Integritas Lewat Webinar
ASN Surabaya Didorong Tegakkan Disiplin dan Integritas Lewat Webinar

Surabaya, (DOC) – Pemerintah Kota Surabaya mengadakan webinar bertajuk “Menegakkan Disiplin, Membangun Integritas: Peran ASN dalam Pembinaan dan Pelayanan Prima”, Kamis (17/4/2025). Kegiatan ini berlangsung di ruang sidang wali kota dan di ikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, hadir langsung dalam acara tersebut. Ia di dampingi Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Ikhsan, serta para kepala perangkat daerah. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan sambutan secara daring.

Bacaan Lainnya

Dalam paparannya, Eri menjelaskan bahwa webinar ini bertujuan memperkuat kedisiplinan serta membangun integritas ASN. Ia menekankan pentingnya ASN memahami aturan yang boleh dan tidak boleh di langgar, terutama terkait praktik korupsi dan pungutan liar.

“ASN harus tahu batasannya. Kalau pemerintahan bersih, masyarakat akan percaya. Kita harus jadi pelindung, bukan sumber kegaduhan,” tegas Eri.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian Kota Surabaya dalam bidang pencegahan korupsi. Berdasarkan penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK RI tahun 2023, Surabaya meraih nilai 97. Angka tersebut menempatkan Surabaya di peringkat satu se-Jawa Timur dan ketujuh nasional.

Nilai MCP Capai 98 Poin

Tidak berhenti di situ, tahun 2024, Surabaya kembali mencatatkan kenaikan dengan nilai MCP mencapai 98 poin. Eri menyebut hal ini sebagai bukti konsistensi pemkot dalam menjaga integritas dan transparansi.

“Pencegahan korupsi sudah menjadi budaya kerja di lingkungan Pemkot Surabaya. Sistem lelang elektronik yang kita terapkan bahkan sudah di replikasi di daerah lain,” ujarnya.

Selain MCP, Eri juga menyoroti hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2023. Surabaya mencatat angka 79,57—melewati rata-rata nasional dan provinsi. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa semangat reformasi birokrasi di Surabaya terus terjaga.

Di sisi lain, Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh, mengingatkan pentingnya ASN menjaga amanah yang di berikan wali kota. Ia mencontohkan, jika wali kota berjanji memberikan layanan kesehatan terbaik, maka kepala dinas kesehatan hingga puskesmas wajib mendukung penuh pelaksanaannya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Kukuhkan Pengurus KONI, Targetkan 250 Emas di Porprov

Zudan juga mengusulkan agar di lakukan evaluasi kinerja harian terhadap kepala perangkat daerah hingga lurah. Tujuannya adalah untuk memastikan waktu kerja ASN di gunakan secara produktif dan efisien.

Menutup arahannya, Zudan mengajak seluruh ASN untuk tidak menyerah saat menghadapi tantangan. Menurutnya, setiap masalah pasti memiliki jalan keluar.

“Kalau ada masalah, jangan berkecil hati. Tuhan selalu menciptakan solusi bersamaan dengan ujiannya,” tutup Zudan. (r6)

Pos terkait