D-ONENEWS.COM

Awey Anggap Pemberian Nama Alun-Alun Kota Surabaya Kurang Tepat

foto : Vinsensius Awey

Surabaya,(DOC) – Vinsensius Awey anggota komisi C DPRD kota Surabaya tak sependapat dengan rencana Pemkot Surabaya yang hendak membangun Alun-Alun kota Surabaya di sekitar gedung Balai Pemuda Surabaya.

Politisi partai Nasdem ini, menilai pemberian nama-nama Alun-Alun itu dianggap kurang tepat dengan historis kota pahlawan.

“Seharusnya bukan Alun-Alun Kota namanya, karena berada dipersimpangan jalan. Perlu diketahui sejarah Alun-Alun kota Surabaya dulu sudah ada, tepatnya didepan kantor gubernuran, “ ungkap Awey, Senin(11/3/2019).

Ia khawatir dengan rencana pembangunan Alun-Alun kota Surabaya tersebut, membuat sejarah kota pahlawan ini menjadi kabur. Awey menginginkan, program pembangunan Pemkot Surabaya harusnya menonjolkan ikon-ikon sejarah kota Surabaya tempo dulu, agar lebih dikenal oleh para generasi millenial sekarang ini.

“Takutnya akan terjadi pengaburan sejarah kota pahlawan ini dengan berdirinya Alun-Alun Kota Surabaya nanti. Mestinya sejarah kota Surabaya yang memang belum tergali lebih di eksplor ke masyarakat agar lebih diketahui dan usulan saya, namanya yang tepat adalah Simpang Kota, bukan Alun-Alun,” tandas Awey.

Awey menandaskan, bahwa dulu monument Tugu Pahlawan yang terletak didepan kantor gubernuran, di Jalan Pahlawan Surabaya, adalah dikenal sebagai Alun-Alun kota Surabaya. Jika sekarang Pemkot Surabaya ingin membangun Alun-Alun kota Surabaya, lanjut dia, maka harus ada kaitannya dengan sejarah dan berkesinambungan.

“Mickro dan makro cosmos harusnya seimbang dalam merancang nama Alun-Alun kota Surabaya. Jangan sampai membuat binggung masyarakat,” pungkasnya.(robby/r7)

Loading...