D-ONENEWS.COM

Bea Cukai Tanjung Perak Kirim Balik 8 Kontainer Berisi Kertas Berbahaya Ke Australia

Surabaya,(DOC) – Puluhan container yang berisi sampah kertas mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3) secara bertahap akan dikirim kembali ke Negara asalnya. Kertas limbah tersebut berada di Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya.

Tahap awal pada Selasa(9/7/2019) hari ini, sebanyak 8 kontainer kertas sampah campur plastik dengan bobot 210.340 Kilogram akan di kembalikan ke Australia sebagai salah satu Negara peng ekspor kertas B3 ke Indonesia.

“Kontainer kertas limbah itu masuk pada pertengahan bulan Juni,” ungkap Kepala Bea Cukai Tanjung Perak, Basuki Suryanto.

Ia menambahkan, biaya pengembalian kertas berbahaya itu akan di bebankan kepada perusahaan peng impor. Mereka di beri waktu sampai 90 hari kedepan, agar mengembalikan kertas yang mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3).

“Itu sebagai sangsinya. Kertas sampah itu harus keluar dari wilayah Indonesia sampai tenggang waktu 90 hari dari tiba di Pelabuhan Tanjung Perak,” tandasnya.

Basuki menjelaskan, kontainer berisi sampah itu ditemukan saat petugas Bea Cukai membongkarnya. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga dilibatkan untuk proses pemeriksaan bahwa kertas tersebut mengandung unsur B3.

“Berdasarkan UU 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, orang yang memasukkan sampah dari luar negeri ke Indonesia terancam hukuman pidana. Ancamannya maksimal 12 tahun penjara dan denda 12 miliar,” paparnya.(div/r7)

Loading...