D-ONENEWS.COM

Blusukan di Jalan Jati Negara Barat, Mensos Risma Ajak Pemulung Asal Garut dan Surabaya

Mensos Risma Ketemu Pemulung Asal Surabaya, Diajak ke Balai Rehabilitasi Sosial Kemensos RI

Jakarta,(DOC) – Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini blusukan lagi dari rumah dinas Kementrian Sosial di sekitar Senayan Jakarta Pusat menuju ke Kantor, Selasa(22/2/2021) pagi.
Mensos Risma panggilan akrabnya, berkeliling dari Jakarta Selatan hingga Jakarta Timur, sekitaran Jati Negara.

Saat melintas di Jalan Raya Jati Negara Barat, rombongan Mensos Risma tiba-tiba berhenti, karena melihat sekolompok pemulung yang membawa seorang anak berada di trotoar.
Mantan Wali Kota Surabaya itu, langsung turun dari mobil Innova-nya dan menghampiri untuk mengajak mereka, ikut ke balai rehabilitasi sosial milik Kemensos RI.

Diketahui kelompok pemulung itu berasal dari Garut Jawa Barat dan sudah setahun, mereka berada di ibu kota Jakarta. “Bapak Ikut saya ya, ke balai. Nanti bapak-bapak saya carikan kerjaan. Anaknya nanti bisa nerusin sekolah,” ungkap Mensos Risma kepada kelompok pemulung tersebut.
Mendapat tawaran tersebut, para kelompok pemulung itu, tak berfikir panjang dan langsung bersedia ikut Mensos Risma ke Balai.

“Nanti sebelum ke Balai, kita makan dulu ya pak di kantor Kemensos. Disana (Balai,red) bapak bisa tinggal sambil bekerja. Kalau belum ada, saya coba carikan nanti,” tambah Mensos Risma.
Tak jauh dari lokasi kelompok Pemulung tersebut, mobil rombongan menteri tersebut, kembali berhenti untuk menghampiri sepasang suami istri (Pasutri) yang berprofesi pemulung.
Pasutri ini mengaku berasal dari Wonokromo Surabaya, Jawa Timur dan telah sebelas tahun telah tinggal di Jakarta.

“Saiki pinginmu opo?(Sekarang mau mu apa?). Kowe pingin muleh(Kamu ingin pulang?). Kalau mulehIpulang), neng Suroboyo engkok tak golekno gawean dan rumah susun(Kalau balik di Surabaya nanti saya carikan kerjakan dan tempat tinggal di Rusun,red),” tanya bu Risma.

“Lo tapi KTP-mu DKI ya. Jadi kamu wong Jakarta. Uripmu nangdi, Astaghfirullah. Wes sekarang melu aku ae(Jadi sekarang ikut aku saja,red) ke Balai. Istrimu di ajak. Godomu (gerobakmu,red) nanti diangkut karo petugasku. Sekarang ke kantor dulu makan,” kata Risma yang langsung dituruti ajaknnya tersebut
Diketahui Pasutri Pemulung itu, bernama Muhammad Nasir(suami) dan Ani(istri).

“Saya mau ikut untuk merubah nasib, tapi saya mikirin gerobak saya,” ungkap Nasir.
Sementara itu, Yakub, salah satu kelompok pemulung asal Garut, menyataka bersedia ikut ke balai rehabilitasi sosial.

“Seneng ketemu bu Risma. Saya mau ikut ke balai, karena saya di Jakarta baru satu tahun bareng-bareng satu kampung dan anak saya. Anak saya pingin sekolah di pesantren,” jelasnya.(robby)

Loading...