Surabaya,(DOC) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Cak Eri), turun langsung ke lapangan, Rabu(11/6/2025), memantau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di dua sekolah, yakni di Posko SDN Kaliasin I dan SMPN 6 Surabaya.
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Cak Eri ingin memastikan proses pendaftaran sekolah berjalan lancar, tanpa antrean, dan sepenuhnya transparan.
Di SDN Kaliasin I, Eri langsung meninjau Posko Konsultasi SPMB. Posko ini di buka untuk membantu para orang tua yang mengalami kesulitan saat mendaftarkan anak secara online.
“Semua pendaftaran, khususnya ke SMP, wajib online. Pakai PIN. Jadi tidak perlu datang ke sekolah dan antre,” kata Eri.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan harus memastikan tidak ada kepanikan di tengah masyarakat. Semua fasilitas digital sudah disiapkan agar proses pendaftaran bisa dilakukan dari rumah.
“Saya minta jangan sampai ada orang tua yang bingung. Sistem ini harus mudah diakses,” tegasnya.
Ia juga memuji peran guru kelas 6 SD yang aktif membantu muridnya. Para guru memantau dan memastikan semua siswa memiliki PIN agar bisa lanjut ke jenjang berikutnya.
“Jangan ada siswa yang tertinggal hanya karena urusan teknis. Semua harus ikut,” tambahnya.
Di SMPN 6, Eri mengecek kesiapan komputer, jaringan internet, dan tenaga pendamping. Ia berdialog dengan petugas posko dan memastikan layanan konsultasi berjalan maksimal.
“Kalau sudah pakai sistem digital, tinggal klik. Kalau tetap bingung, datang ke posko. Guru di sana siap bantu,” jelasnya.
Untuk keamanan sistem, pendaftaran daring ini dikawal Diskominfo Kota Surabaya. Server terus di monitor agar tidak terjadi kendala teknis.
“Alhamdulillah sejauh ini aman. Ini bukti Surabaya siap dengan pelayanan publik digital,” ujar Cak Eri.
Ia kembali mengimbau orang tua agar tidak menunda-nunda. Semua bisa dilakukan dari HP, tanpa ribet.
“Jangan telat. Lebih cepat lebih baik. Tapi kalau memang kesulitan, posko konsultasi terbuka setiap hari,” pungkasnya.(r7)





