
Banyuwangi (DOC) – Angka inaktivitas fisik dan obesitas di kalangan remaja kian memprihatinkan. Melihat hal tersebut, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bergerak cepat dengan menggelar program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Banyuwangi mulai 20 hingga 21 Mei 2026.
Melalui program ini, FIKK UNESA memperkuat peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK sebagai garda terdepan dalam mengedukasi gaya hidup aktif berbasis sekolah kepada para muridnya.
Ketua tim PKM, Indra Himawan Susanto, menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru PJOK terkait pentingnya aktivitas fisik, pemantauan kebugaran, serta strategi pencegahan obesitas pada anak dan remaja melalui pendekatan berbasis sekolah.
“Peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya gaya hidup aktif, monitoring kebugaran peserta didik, hingga implementasi program aktivitas fisik yang dapat diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).
Selain itu, Tim PKM juga memberikan edukasi mengenai dampak inaktivitas fisik terhadap kesehatan remaja yang saat ini menjadi perhatian serius di berbagai daerah.
Indra Himawan menyapaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Menurutnya, guru PJOK menjadi ujung tombak dalam mengedukasi dan memonitor kondisi kebugaran siswa secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memperkuat kompetensi guru PJOK dalam mengimplementasikan program aktivitas fisik yang menyenangkan, terukur, dan berkelanjutan sehingga mampu menekan angka inaktivitas fisik dan obesitas pada remaja,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu upaya preventif yang bisa dilakukan perguruan tinggi dalam
menciptakan generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif melalui budaya hidup aktif sejak usia dini.
Salah satu peserta kegiatan juga menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang diberikan. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Materi ini sangat penting khususnya untuk monitoring kebugaran anak dan remaja sehingga bisa diterapkan di sekolah maupun di rumah,” ungkap salah satu peserta kegiatan.
Untuk diketahui, kegiatan PKM ini diketuai oleh Indra Himawan Susanto, dengan anggota tim yaitu Bayu Budi Prakoso, Lutfhi Abdil Khuddus, dan Yetty Septiani Mustar.





