D-ONENEWS.COM

Cegah Stunting, Sekda Ajak Seluruh Kalangan Tangani Gizi Buruk

Lumajang, (DOC) – Sekretaris Daerah, Agus Triyono ajak semua pihak menangani kasus gizi buruk untuk mencegah terjadinya stunting di Lumajang. Hal itu disampaikannya saat audiensi Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang bersama Stakeholder terkait dalam rangka penganggulangan stunting di Kabupaten Lumajang.

 

“Mari kita upgrade juga tenaga kesehatannya berkaitan dengan buku KIA, mari kita luruskan program kita dan yang pokok adalah mari kita tangani gizi buruk untuk mencegah stunting,” ajaknya.

 

Sekda menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk anak usianya. Ia berharap agar gizi bayi dapat diawasi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal kehidupan setelah lahir.

 

Sementara itu, Tim 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), DR. Dr. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A. MARS menjelaskan bahwa untuk mengatasi permasalahan stunting ini perlu dilakukan adanya kolaborasi multi stakeholder dan pelatihan tenaga kesehatan. Apabila ditemui anak beresiko stunting maka perlu tindakan lanjutan berupa skrining di Posyandu, cek red flag di RSUD, perbaikan feeding practice dan dilakukan treatment Pangan Khusus Medis Khusus (PKMK).

 

Dijelaskan lebih lanjut bahwa stunting dapat terjadi karena praktek pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC-Ante Natal Car, Post Natal dan pembelajaran dini yang berkualitas. Namun yang menjadi faktor kuat penyebab stunting adalah kurangnya akses ke makanan bergizi dan kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi.

 

“Banyak faktor, tapi intinya adalah mari kita fokus pada gizi anak, supaya diberikan makanan begizi, dan imunisasi,” jelasnya.

 

Ia menjelaskan bahwa penaganan balita gizi buruk merupakan salah satu intervensi spesifik penurunan stunting yang dilaksanakan ditiap level baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). (imam)

Loading...

baca juga