Debut, Ari Indra Melawan Para Senior di Nomor Jalan Cepat Atletik

Surabaya, (DOC) – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menjadi debut pertama Ari Indra Aprilia melawan para seniornya, di nomor Jalan Cepat Atletik. Sebenarnya dia mampu menjadi juara, hanya saja dirinya sempat mengalami kendala teknis, sehingga rela hanya mendapat medali perak.

Sempat saling kejar dengan atlet yang lebih senior asal DIY, Indah Lupitasari, bersaing ketat selama 8 Lap di Alun-alun Kuala Kencana, Sabtu (9/10/2021). Namun dikarenakan 2 kali peringatan yang didapat oleh Ari, sehingga dirinya menahan kecepatannya agar tak terkena peringatan ketiga dan penalti.

Bacaan Lainnya

“Seharusnya Ari bisa mengejar, bahkan jadi yang pertama. Namun dikarenakan kendala teknis, dan sudah mendapat dua peringatan di akhir pertandingan, akhirnya dia hanya bertahan,” ujar pelatih dari Ari, Hisyam Alweni.

Selain itu, Ari sempat saling salip antara Indah Lupitasari (DIY), dan Sri Juliani (Kalbar). Disinilah tekanan cukup kuat dirasakan oleh Ari, karena sempat mendapat gangguan dari Sri. Beberapa kali, kaki Ari dan Sri sempat berbenturan.

Tak hanya itu, saat memasuki garis Finish, karena tekanan yang didapat Ari cukup kuat, menguras tenaga menyebabkan gadis asal Tumpang Malang terjatuh lemas, dan harus ditandu serta mendapatkan perawatan di tenda medis. “Ya ini kejutan buat saya dari Ari. Karena di atletik nomor jalan cepat 20 KM, Ari mampu bersaing dengan atlet-atlet yang lebih senior,” terangnya.

“Semoga Ari bisa semakin berkembang di nomor ini,” tandas Hisyam.

Di nomor Jalan Cepat 20 KM, Indah Lupitasari (DIY) meraih Medali Emas dengan catatan waktu 1 Jam 54 menit 13 detik.

Ari Indra Aprilia (Jatim) berhak mendapatkan Medali Perak dengan catatan 1 Jam 54 menit 45 detik, disusul Halidah Ulfah (Kalsel) dengan waktu 1 jam 55 menit 14 detik. (r7)

Pos terkait