Dewan Janji Perjuangkan Nasib Pedagang Hi-Tech Mall

Surabaya,(DOC) – Ketua DPRD dan sejumlah anggota Komisi  melakukan pertemuan dengan para pedagang Hi-Tech Mall Surabaya, Rabu(20/3/2019) pagi.

Pertemuan ini untuk meredam gejolak para pedagang peralatan komputer yang resah terhadap pengosongan stand per-1 April 2019, akibat masa kontrak kerjasama Build Operate Tranfers (BOT) dari Pemkot Surabaya ke PT Sasana Boga. 

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, para wakil rakyat mencoba meredam pedagang, dengan menyatakan tidak ada pengosongan stand Hi-Tech Mall.

“Setelah kita berdikusi dengan Pemkot, mudah-mudahan pedagang tetap masih bisa menghuni untuk berdagang di gedung ini (Hi Tech Mall),” ungkap Ketua DPRD Surabaya, Ir Armuji, Rabu(20/3/2019) siang.

Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi rakyat dengan memperjuangkan nasib para pedagang Hi-Tech Mall.

“Itulah tugas dan komitmen kami (wakil rakyat) untuk bisa amanah kepada rakyat asal tidak melanggar aturan ataupun hukum, kita akan tetap berada ditengah berjuang bersama rakyat,” kata Armudji.

Politisi PDIP ini menjelaskan, pengelolaan Hi Tech Mall memang nantinya sudah tak di kelola oleh PT Sasana Boga per 1 April 2019, namun tetap dihandle oleh Pemkot Surabaya. Untuk itu pihaknya meminta Komisi A mengeluarkan surat rekomendasikan ke Pemkot agar pedagang tetap berjualan.

“Rekomendasinya pedagang tetap bisa berjualan. Itu komitmen kami(DPRD,red),” tegas Armudji sambil melihat Ketua Komisi A, Herlina Harsono Njoto yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Ia menegaskan, akan berkoordinasi dan berkomunikasi lebih lanjut dengan pemerintah kota (Pemkot), namun yang lebih penting adalah pedagang masih tetap bisa berjualan di Hi Tech Mall.

“Mudah-mudahan harapan kita semua bisa terwujud dengan baik, sehingga tidak terjadi keresahan bagi pedagang disini (Hi Tech) Mall,” pungkasnya. 

Sementara itu, 350 pedagang IT  di Hi-tech Mall yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang IT dan UMKM Hi Tech Mall, menyatakan lega atas janji para wakil rakyat itu.

“Apa yang disampaikan oleh Ketua dan Anggota DPRD Surabaya tadi sudah sangat jelas, sehingga kami (pedagang,red) tidak galau dan tetap berjualan normal,” kata Ketua Paguyuban Pedagang IT dan UMKM Hi Tech Mall, Rudi Abdullah.(robby/r7)