Keren! Paduan Suara SMPN 1 Surabaya Bawa Pulang 4 Penghargaan dari Thailand

Keren! Paduan Suara SMPN 1 Surabaya Bawa Pulang 4 Penghargaan dari Thailand
Tim paduan suara One Voice Spensabaya dari SMP Negeri 1 Surabaya. (Foto: Ist)

Surabaya, (DOC) – Prestasi internasional kembali diukir pelajar Kota Surabaya. Tim paduan suara One Voice Spensabaya dari SMP Negeri 1 Surabaya sukses memborong empat penghargaan sekaligus dalam ajang 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 yang berlangsung pada 3–7 Agustus 2026 di Thailand Cultural Centre, Bangkok. 

Capaian ini menjadi catatan sejarah baru bagi sekolah tersebut. Untuk pertama kalinya, One Voice Spensabaya berhasil menyabet gelar First Winner (Juara 1) secara bersamaan di dua kategori yang diikuti, yakni Kategori Children’s Choir (skor 90,33) dan Kategori Pop & Jazz (skor 89,38).

Bacaan Lainnya

Selain dua gelar juara utama, tim yang beranggotakan 34 siswa ini juga menganugerahi Surabaya dua penghargaan khusus juri, yaitu Special Jury’s Award: Outstanding Conducting dan Special Jury’s Award: Excellent Programming

Ketua Koordinator Ekstrakurikuler One Voice Spensabaya, Novita Hidayati, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Meskipun target menembus Grand Prize Champion belum berhasil diraih, mengawinkan dua gelar juara kategori merupakan rekor tersendiri. 

“Sekalipun tidak masuk Grand Prix Champion, ini suatu keberhasilan yang luar biasa. Baru kali ini kami menyabet langsung dua kategori dan semuanya menjadi first winner,” ujar Novita. 

Di panggung Thai ICF 2026, One Voice Spensabaya tampil memukau dengan membawakan lagu daerah Suwidak Loro dan Agletta pada kategori Children’s Choir, serta lagu Reflection dan Goldenuntuk kategori Pop & Jazz. 

Keberhasilan di Thailand ini bukan diraih secara instan, melainkan hasil pembinaan intensif selama kurang lebih enam bulan. Bahkan dalam tiga pekan terakhir sebelum keberangkatan, para siswa harus menjalani latihan ekstra sepulang sekolah hingga malam hari, sembari tetap menjaga kondisi tubuh dan kualitas suara. 

Kepala SMP Negeri 1 Surabaya, Eko Widayani, menekankan bahwa kunci keberhasilan anak didiknya terletak pada kolaborasi erat antara tiga unsur: sekolah, pelatih, dan orang tua. Orang tua siswa bahkan membentuk kepanitiaan kecil untuk mengurus kebutuhan kostum, konsumsi, hingga jadwal latihan. 

Baca Juga:  Pembekalan Isbat Nikah Lontong Kupang di Surabaya Tahun 2024

“Di balik anak-anak yang hebat, pasti ada orang tua yang hebat dan guru-guru yang hebat. Ini merupakan sebuah tim, seluruh pihak harus saling mendukung. Perjuangan panjang ini bukan sekadar mengejar piala, tetapi bagian dari pendidikan karakter, kerja sama, dan tanggung jawab anak,” tegas Eko. 

Prestasi gemilang di kancah global ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik). Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa pencapaian ini membuktikan efektivitas pembinaan karakter berbasis bakat dan minat di sekolah. 

“Selamat kepada anak-anak One Voice Spensabaya. Ini membuktikan bahwa penguatan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri dapat melahirkan generasi yang berprestasi di tingkat internasional,” ujar Febrina, Jumat (7/8/2026). 

Sebelum berlaga di Thailand, One Voice Spensabaya juga pernah mengukir prestasi internasional di Singapura, Malaysia, serta meraih Grand Prize Champion pada ajang Busan Choral Festival Choir di Korea Selatan tahun lalu. Tim ini menegaskan siap untuk terus mengevaluasi diri dan berkompetisi di ajang-ajang internasional mendatang.

Pos terkait