
Gresik, (DOC) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menyiagakan skema pengamanan listrik berlapis untuk menyukseskan peresmian Program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
Agenda strategis penataan kawasan pesisir tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tanpa gangguan kelistrikan, PLN UP3 Gresik menerjunkan 20 personel di berbagai titik strategis. Pasokan utama diperkuat dengan infrastruktur cadangan berupa satu unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 250 kVA, Unit Gardu Bergerak (UGB) 250 kVA, serta dua unit genset bergerak berkapasitas 100 kVA dan 80 kVA.
Manajer PLN UP3 Gresik, Suhandopo, menyampaikan bahwa kesiapan personel dan peralatan cadangan tersebut merupakan bentuk komitmen perseroan dalam mengawal agenda penting nasional.
“Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi kami untuk terus menghadirkan listrik yang andal sebagai fondasi pembangunan. PLN berkomitmen mendukung agenda strategis pemerintah agar seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar,” ujar Suhandopo, Jumat (7/8/2026).
Secara terpisah, General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan merupakan krusial untuk menopang program penataan kawasan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Kami berharap keandalan pasokan listrik dapat mendukung aktivitas masyarakat, menggerakkan perekonomian daerah, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Eric.
Berkat pengamanan ketat dan inspeksi jaringan yang dilakukan sejak sebelum acara, pasokan listrik di lokasi peresmian PPKT Desa Campurejo terjaga andal dan tanpa kendala hingga seluruh agenda selesai.





