Dewan MInta Tertibkan Penghuni Rusunawa Yang Tak Tepat Sasaran

ilustrasi

Surabaya,(DOC) – Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Junaedi menyoroti lemahnya pengawasan oleh pemkot Surabaya terhadap penghuni Rusunawa, menyusul dugaan banyaknya penghuni Rusunawa ilegal.

“Rusunawa itu penghuninya harusnya penduduk Surabaya, karena pembangunannya itu menggunakan APBD Kota Surabaya. Seharusnya dimanfaatkan warga surabaya” tegas Junaidi.

Selain itu politisi Partai Demokrat itu juga menyoal dugaan adanya penghuni yang pindah tangan.

“Ini persoaan dari lemahnya pemkot dalam pengawasan. Padahal sudah ada Perda dan Perwali yang mengatur soal penggunaan rusunawa” ujar Junaedi lagi.

Junaedi menambahkan seharusnya Pemkot Surabaya melalui Dinas Tanah melakukan validasi terhadap para penghuni rusunawa. Sehingga keberadaan rusunawa untuk masyarakat Surabaya yang belum punya tempat tinggal bisa tepat sasaran.

Ia menegaskan Pemkot harus bertindak tegas kepada oknum birokrasi ataupun penghuni yang melakukan pelanggaran atas izin tempat tinggal di Rusunawa.

Penagihan atas tunggakan penghuni yang menggunakan pihak Kejaksaan sepeti yang banyak terjadi di Rusunawa Urip Sumoharjo, juga di soal Junaedi. Seharusnya pihak pemkot Surabaya lebih mengutamakan cara persuasif melalui komunikasi yang aktif.

“Kan ada kepala rusunawa, kemudian ketua RT, komunikasi bisa dengan pihak-pihak tersebut” lanjut Junaedi.

Meski begitu persoalan penagihan terhadap penunggak restribusi Rusunawa harus segera diselesaikan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(lm/r7)