Lumajang,(DOC) – Aksi pencurian yang menyasar becak kayuh milik seorang lansia dan seekor kambing bunting terjadi di Dusun Krajan, Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Seluruh aksi nekat pelaku tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) milik warga.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria berjalan kaki membawa sebuah karung pada dini hari. Pelaku kemudian menyelinap masuk ke area garasi rumah Supeno (71).
Tanpa kesulitan, pria tersebut menarik mundur becak kayuh milik korban ke jalan desa, lalu mengayuhnya pergi meninggalkan lokasi dengan tenang.
Supeno baru menyadari sarana mata pencahariannya hilang pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Padahal, beberapa jam sebelumnya sekitar pukul 02.00 WIB, becak tua itu masih terparkir di tempatnya.
“Biasanya selalu saya kunci. Tapi malam itu saya lupa. Mungkin karena itu pelaku dengan mudah membawanya,” kata Supeno dengan nada lesu, Rabu (1/7/2026). Bagi Supeno, becak tersebut sangat berharga karena menjadi tumpuan nafkahnya sejak sebelum menikah hingga kini memiliki cucu.
Kambing Bunting Ikut Digondol
Ternyata aksi pelaku tidak berhenti di situ. Warga lain bernama Rohani juga melaporkan kehilangan seekor kambing betina yang tengah bunting. Ia baru menyadari hilangnya hewan ternak tersebut saat hendak memberi pakan pada pukul 06.00 WIB.
“Saat mau memberi makan, kambing sudah tidak ada. Anehnya pintu kandang masih dalam keadaan terkunci,” tutur Rohani.
Setelah memeriksa rekaman CCTV bersama perangkat desa setempat, kuat dugaan kambing milik Rohani di angkut oleh pelaku menggunakan becak yang sebelumnya di curi dari rumah Supeno. Padahal, kambing bunting tersebut sempat ditawar seharga Rp3 juta namun ditolak oleh pemiliknya.
Merespons kejadian ini, Kepala Desa Banjarwaru, Samsul Arifin, menyatakan pihak desa sengaja menyebarluaskan rekaman CCTV tersebut agar masyarakat dapat membantu mengidentifikasi pelaku.
“Untuk sementara belum ada laporan resmi ke kepolisian. Keinginan korban sederhana, becak dan kambingnya bisa kembali. Karena itu rekaman CCTV kami sebarkan, siapa tahu ada warga yang mengenali pelaku sehingga bisa ditindaklanjuti,” pungkas Samsul.(r7)





