Lumajang, (DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan sekolah darurat bagi anak-anak yang terkenak dampak erupsi Gunung Semeru.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang telah memasang 15 tenda pembelajaran di lokasi pengungsian. Tenda-tenda kelas pembelajaran darurat dibeberapa titik pengungsian di wilayah kec. Candipuro, Pronojiwo dan Pasirian
“Persiapan kita ada 30 tenda pembelajaran darurat tapi yang dipasang hanya 15 tenda saja. Ada di pronojiwo sebanyak 7 tenda sisanya di penanggal dan sumbermujudan lain sebagainya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Agus Salim, Selasa (14/12/2021).
Untuk proses pembelajaran di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru harus bersifat situasional dan kondisional. “Itu salah satu upaya kita agar anak2 bisa belajar. Fisiknya memang belajar itu bagi anak tidak boleh berhenti harus terus walaupun dalam kondisi apapun,” ungkapnya.
Agus mengatakan, metode pembelajarannya nanti bakal kolaboratif. Pasalnya, anak yang memerlukan sekolah terentang dari berbagai usia, mulai dari TK hingga SMP. Mekanisme pelaksanaannya masih dalam pembahasan. ”Nanti gurunya akan kami atur. Yang penting jangan sampai anak kehilangan haknya buat belajar. Pembelajaran tidak boleh berhenti, apa pun kondisinya,” ujar Agus.
Agus menyampaikan, Khusus bagi peserta didik terdampak bencana dalam mengikuti proses pembelajaran pada satuan pendidikan maupun pada tenda-tenda kelas pembelajaran darurat tidak wajib memakai sepatu dan seragam sekolah. “Seluruh sekolah tingkat TK, SD, SMP wajib menampung anak-anak pengungsi untuk belajar,” ujarnya.
Untuk pembelajaran darurat di wilayah terdampak salah satu materi pelajaran yang perlu diberikan adalah materi layanan pemulihan trauma (trauma healing). “Untuk mekanisme Pembelajaran siswa terdampak akan dilakukan secara kondisional dan situasional dengan model pembelajaran kolaboratif,” jelas Agus Salim.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Lumajang, ada tujuh sekolah yang dijadikan tempat pengungsian ataupun markas sukarelawan. Sekolah-sekolah itu ialah SDN Penanggal 01, SDN Penanggal 02, SM N 2 Pasirian, SMPN 1 Atap Jarit, SDN Sumbermujur 01, dan SDN Sumberejo 03. (Imam)





