
Surabaya, (DOC) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki pelayanan darurat setelah menerima laporan tentang kematian warga Jalan Bangurejo I, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, pada Senin (16/6/2025).
Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa kasus bermula saat pihak keluarga datang ke Puskesmas Dupak pada pukul 10.30 WIB. Mereka melaporkan kondisi salah satu anggota keluarga yang sakit parah di rumah.
“Laporan pertama di terima petugas Linmas. Pihak keluarga menyampaikan bahwa ada anggota keluarga yang sakit di rumah dan meminta bantuan pemeriksaan ke lokasi,” ujar Nanik, Sabtu (21/6/2025).
Petugas kemudian memberikan edukasi agar keluarga segera menghubungi layanan darurat 112 agar bisa langsung di tangani oleh Tim Gerak Cepat (TGC). Petugas juga mengarahkan keluarga untuk melapor ke Poli Umum Puskesmas dan kembali di sarankan untuk menghubungi 112 guna mempercepat penanganan.
“Tujuannya jelas, agar jika di perlukan rujukan ke rumah sakit, proses bisa segera di lakukan begitu TGC tiba,” terang Nanik.
Tim TGC tiba di lokasi pukul 11.15 WIB. Namun, setelah melakukan pemeriksaan, tim menyatakan bahwa pasien telah meninggal dunia.
Evaluasi dan Pembinaan Petugas Lapangan
Merespons munculnya dugaan keterlambatan penanganan, Nanik menegaskan bahwa seluruh petugas telah menjalankan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, ia tidak menutup mata terhadap perlunya evaluasi mendalam dan peningkatan kualitas layanan.
“Kami tidak mengabaikan laporan ini. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi dan kami akan memperkuat SOP penanganan darurat agar kejadian serupa tak terulang,” tegasnya.
Sebagai bagian dari evaluasi, pihaknya juga akan melakukan pembinaan terhadap petugas Linmas dan triase yang bertugas saat kejadian. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh lini pelayanan puskesmas tanggap dan terlatih menghadapi situasi kritis.
“Kami telah meminta Kepala Puskesmas Dupak untuk memberikan pembinaan dan peringatan pada petugas terkait. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan kualitas pelayanan kegawatdaruratan,” tandas Nanik. (r6)





