D-ONENEWS.COM

Direktur PT LIB Sidak Laga Persebaya Lawan Madura United di GBT

Surabaya,(DOC) – Datangi Big Match Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya melawan Madura United di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Direktur Operaional PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pertandingan ini.

Meski berlangsungnya Big Match Derbi Suramadu di GBT Surabaya, namun pertandingan yang berlangsung pada Minggu (14/8/2022) sore ini berlangsung aman, walaupun kedua suporter Bonek dan K-Conk Mania tampak akrab.

“Alhamdulillah saya sudah bisa menyaksikan laga di pekan keempat antara Persebaya melawan Madura United di GBT ini. Laga ini berjalan sesuai jadwal yang kami susun. Kemudian, saya melihat sebagaimana rekan-rekan lihat, bagaimana relaksasi yang di berikan pemerintah pada gelaran Liga 1 2022/2023 ini. Salah satunya adalah di izinkan ada penonton. Kita lihat mungkin sekitar 32 ribu penonton dari kapasitas 45 ribu, 75 persen berarti,” ujar Direktur Operaional PT. LIB, Soedjarno, Minggu (14/8/2022).

Soedjarno juga takjub dengan akrabnya dua suporter ini, meskipun dari segi jumlah, Bonek lebih memenuhi tribun penonton di GBT Surabaya.

“Alhamdulillah, kualitas pertandingannya cukup bagus. Rekan-rekan suporter juga patut saya apresiasi. Di sisi dalam sini dalam kondisi luar biasa, atmosfernya luar biasa. Kedua suporter luar biasa, walaupun tidak seimbang. Tapi, persaudaraannya sangat terlihat,” ucap Soedjarno.

Selain itu, Soedjarno juga sempat melihat teman-teman Bonek Mania di beberapa pertandingan away. Menurutnya, Bonek sudah tertib dan menjadi contoh tersendiri untuk suporter-suporter lainnya di Indonesia.

“Ini juga bisa saya lihat di beberapa tempat. Saya melihat juga ketika Persikabo melawan Persebaya di Pakansari, hadir juga Bonek di sana. Kemudian Bhayangkara melawan Persebaya di Wibawa Mukti, saya lihat juga di sana. Cukup bagus. Artinya, semua relaksasi yang di berikan pemerintah ini, komitmen suporter, komitmen klub melalui LOC betul-betul bisa kita pertahankan, ini patut di apresiasi,” jelasnya.

Dengan tertibnya para Bonek Mania sendiri, Persebaya seharusnya bangga memiliki suporter besar dengan kreativitas yang bagus pula, bahkan tertib meski jumlah suporter tak sedikit.

“Patut di syukuri oleh Persebaya. Sesuai aspirasi, baik dari klub maupun teman-teman dari suporter, dari Bonek, yang menginginkan hal itu,”

“Kemudian kami koordinasikan ke PSSI, pemegang hak siar, ternyata bisa di penuhi, di akomodasi. Alhamdulillah, ini tentu menjadi peluang yang sudah kami berikan kepada klub, tentunya ini di manfaatkan dengan baik. Saya lihat bisa tertib. Mudah-mudahan ke depan juga harus bisa tertib lagi,” imbuhnya.(ang/r7)

Loading...

baca juga