
Surabaya, (DOC) – Industri kopi nasional kembali membuktikan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Hal ini terlihat dari gelaran Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 seri Surabaya, yang sukses meraup total transaksi fantastis hingga lebih dari Rp 3 miliar dalam waktu tiga hari.
Diselenggarakan di Grand City Convention Hall, pameran ini dibanjiri oleh sekitar 16.500 pencinta dan pelaku bisnis kopi. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa gairah pasar kopi di Jawa Timur adalah salah satu poros yang terbesar di Indonesia.
Menariknya, panggung ICX 2026 tidak lagi didominasi oleh perputaran biji kopi mentah (green beans). Lonjakan transaksi ini justru didorong oleh matangnya ekosistem hilir, mulai dari racikan house blend yang inovatif, keunikan rasa kopi single origin, hingga berbagai produk olahan siap minum yang siap menginvasi pasar modern.
Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, mengatakan, pelaku usaha kopi daerah kini semakin mampu menghasilkan produk yang memiliki standar kualitas lebih baik dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Pelaku UMKM tidak lagi hanya menjual bahan baku. Mereka sudah mampu menghadirkan produk olahan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan memiliki daya saing lebih kuat,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, tingginya serapan pasar selama pameran menjadi indikator bahwa upaya pembinaan dan standardisasi yang dilakukan di sepanjang rantai pasok kopi mulai memberikan hasil positif bagi pelaku usaha.
Senada, Direktur PT Dyandra Promosindo Michael Bayu A. Sumarijanto juga menilai pencapaian transaksi dan jumlah pengunjung yang melampaui target menunjukkan potensi besar industri kopi sebagai penggerak ekonomi kreatif.
Ia menyebut model bisnis yang menghubungkan petani, pelaku UMKM, roastery, pemilik kedai kopi hingga komunitas kreatif terbukti mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang berdampak langsung terhadap peningkatan nilai jual produk kopi lokal.
“Catatan positif dari Surabaya menjadi bukti bahwa integrasi ekosistem bisnis kopi dapat menghasilkan dampak ekonomi yang terukur dan berkelanjutan,” kata Bayu.
Keberhasilan penyelenggaraan di Surabaya juga menjadi modal penting untuk memperluas pasar kopi nasional. Setelah Jawa Timur, rangkaian ICX 2026 akan berlanjut ke Medan pada 31 Juli-2 Agustus 2026 dan Jakarta pada 4-6 September 2026 guna memperkuat jaringan bisnis dan membuka peluang transaksi baru bagi pelaku industri kopi Indonesia.
Sebagai informasi, Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 merupakan pameran kopi nasional yang diinisiasi PT Dyandra Promosindo bersama Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) serta didukung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Dalam penyelenggaraannya, acara ini juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk kompetisi 32do Indonesia. Brewers Cup (IBrC) Regional satu Surabaya yang menjadi ajang pencarian talenta barista nasional.





