EJIF 2025 Gaet 150 Investor Global, Jatim Tetap Magnet Investasi

EJIF 2025 Gaet 150 Investor Global, Jatim Tetap Magnet InvestasiSurabaya,(DOC) – Jawa Timur (Jatim) kembali membuktikan diri sebagai destinasi utama investasi di Indonesia. Melalui East Java Investment Forum (EJIF) 2025 yang berlangsung pada 21–22 Oktober 2025 di Surabaya, pemerintah memamerkan potensi investasi senilai Rp76 triliun. Lebih dari 150 investor dari 11 negara hadir dalam ajang bergengsi ini.

EJIF 2025 mengusung tema “Boosting Investment for Inclusive and Sustainable Growth to Support East Java as Gerbang Baru Nusantara”. Tema ini mencerminkan sinergi antara Bank Indonesia dan Pemprov Jatim dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, menyebut forum ini menjadi momentum strategis untuk menjaga posisi Jatim di peta investasi global.

“Investor luar negeri selalu membandingkan potensi daerah sebelum menjalin kerja sama. Jawa Timur tetap menjadi magnet karena peluangnya sangat besar,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa kehadiran investor bukan sekadar formalitas. Akan tetapi bukti kepercayaan dunia terhadap Jatim.

“Kami menyiapkan peraturan daerah yang mempermudah investasi dan menciptakan iklim usaha kondusif. Gerakan anti-premanisme yang kami jalankan bersama Kapolda dan kepala daerah juga menjaga keamanan investasi,” kata Emil.

Selama dua hari pelaksanaan, EJIF menampilkan 20 proyek Investment Project Ready to Offer (IPRO) dan 7 kawasan industri atau kawasan ekonomi khusus, dengan total nilai mencapai Rp76 triliun. Investor yang hadir berasal dari Australia, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Tiongkok, dan negara-negara Eropa.

Forum ini juga mencatat empat komitmen investasi baru di sektor industri pengolahan dan agribisnis. Selain itu, sesi many-to-many dan one-on-one meeting mempertemukan langsung investor dengan pemilik proyek.

Acara ini turut menghadirkan diskusi panel bersama kementerian terkait dan testimoni dari investor asing yang telah sukses menanamkan modalnya di Jawa Timur.(ode/r7)

Pos terkait