
Surabaya, (DOC) – Momen Dies Natalis ke-65 Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya diwarnai capaian spektakuler. Kampus tersebut sukses menyulap Galaxy Mall 1, 2, dan 3 Surabaya menjadi pusat interaksi edukasi dan bisnis berskala besar melalui Petranesian Business and Education Fair (PBEF) 2026. Momen ini sekaligus mengantarkan UK Petra menyabet dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rekor MURI tersebut dianugerahkan atas rekor pameran pendidikan dengan stan terbanyak yang pernah diselenggarakan oleh sebuah perguruan tinggi di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, pameran ini menghadirkan 275 stan yang membentang di tiga lantai pusat perbelanjaan ternama Surabaya tersebut.
Senior Manager MURI, Triyono, menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada Rektor UK Petra pada Minggu malam (20/9/2026). Ia mengapresiasi keberanian UK Petra memanfaatkan mal sebagai ruang belajar terbuka bagi masyarakat.
“Jumlah stannya tidak main-main, mencapai 275 stan. Ini menjadi pameran pendidikan dengan stan terbanyak di Indonesia yang pernah diadakan oleh perguruan tinggi,” ujar Triyono.
“Konsep ini membuktikan bahwa mal tidak hanya untuk berbelanja barang, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang jauh lebih bermanfaat,” tambahnya.
Tidak sekadar pameran edukasi pasif, PBEF 2026 berhasil memadukan ekosistem pendidikan, kemitraan sekolah, perbankan, dan pelaku usaha. Integrasi tersebut membukukan nilai transaksi ekonomi yang signifikan selama tiga hari penyelenggaraan.
Ketua Panitia PBEF 2026, Teddy Salim, mengungkapkan bahwa aktivitas ekonomi di area pameran mencatatkan angka yang fantastis. “Aktivitas transaksi ekonomi selama tiga hari pelaksanaan di area Galaxy Mall mencapai hampir Rp2 miliar berdasarkan pembaruan terakhir yang kami terima,” kata Teddy.
Kehadiran puluhan sekolah mitra serta respons positif dari para siswa turut mendongkrak pendaftaran mahasiswa baru (PMB) UK Petra. Teddy menyebut kuota pendaftaran tahunan telah terisi sekitar 30 hingga 40 persen dari target, dengan optimisme peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun sebelumnya.
Rektor UK Petra, Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas raihan rekor MURI ini. Baginya, penghargaan tersebut merupakan wujud kebaikan Tuhan dan kerja keras seluruh civitas akademika.
Namun di balik rekor MURI dan angka transaksi miliaran rupiah, Prof. Rolly menegaskan bahwa keberhasilan terbesar PBEF 2026 terletak pada solidnya jaringan alumni UK Petra.
“Selama 65 tahun, UK Petra telah melahirkan sekitar 53 ribu alumni yang tersebar di 55 negara. Keterlibatan mereka di acara ini membuktikan bahwa relasi kampus dan lulusan tidak pernah terputus. Kekuatan alumni adalah kunci utama untuk membangun kolaborasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Prof. Rolly.
Melihat dampak positif yang dihasilkan, panitia berencana mengagendakan PBEF sebagai event tahunan dan siap kembali menggelarnya pada 2027 dengan jangkauan kolaborasi yang lebih luas.





